Balita Hilang Itu Tewas Terbakar

Kebakaran di Kebayoran Lama

Balita Hilang Itu Tewas Terbakar

- detikNews
Selasa, 16 Agu 2005 14:36 WIB
Jakarta - Balita yang dikabarkan hilang dalam kebakaran di Jalan Haji Mas'ud, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sudah tercium jejaknya, Selasa (16/8/2005). Tapi balita malang itu kini hanya tinggal nama. Dia tewas terpanggang.Balita itu bernama Anisa. Umurnya empat tahun. Dia anak Susilowati. Ketika api membakar kediaman ibu dan anak ini, Susi sedang mencuci di lantai satu. Sedangkan anaknya terlelap di ayunan di lantai dua.Hingga pukul 14.10 WIB, Susi yang diungsikan ke SMP Dewi Sartika, Jl Haji Mas'ud No 7, masih histeris. Dia menangis tak henti-hentinya sambil memanggil-manggil nama anaknya. Para tetangga yang juga menjadi korban kebakaran sibuk menenangkannya. Susi pun dibawa ke ruang kepala sekolah yang lebih lega.Kebakaran itu menimpa sedikitnya 15 rumah yang dihuni sekitar 20 KK. Kawasan itu hanya berjarak 1 km dari Pasar Kebayoran Lama.Saat ini para korban mengungsi di SMP Dewi Sartika sambil menggembol tas-tas kresek berisi benda mereka yang berhasil diselamatkan. Sebagian besar rumah hangus di bagian lantai dua karena lantai itu terbuat dari papan kayu, sedangkan lantai satu terbuat dari batu bata yang lebih kuat."Yang sudah dihitung sih 15 rumah yang kebakar," kata Ali, ketua RT 14/09. Salah satu rumah yang terbakar adalah milik Yayan. Kamar-kamar di rumah itu dikontrakkan para sejumlah keluarga. Salah satunya keluarga Susilowati."Saya bisa menyelamatkan dua anak yang tinggal di rumah saya. Tapi saat saya mau masuk lagi ke dalam rumah menyelamatkan Anisa, api sudah terlanjur besar. Jadi saya nggak bisa masuk," cerita Yayan. Dia menduga penyebab kebakaran itu adalah korsleting listrik.TumpenganSementara, bantuan untuk para korban saat ini telah berdatangan. Misalnya saja dari Parno. Dia menyumbang nasi tumpeng."Adik saya namanya Purwito. Hari ini wetonan (ulang tahun) ke-42. Tapi tetangga saya kena musibah, akhirnya kita putuskan saja kita sumbangkan tumpengnya," cerita Parno pada detikcom.Tiur, petugas lapangan KB Kelurahan Kebayoran Lama juga sibuk mengumpulkan sumbangan. Dia berhasil membawa 10 karung pakaian layak pakai. Sedangkan Keluarga Besar Betawi menyumbang 5 kardus mie instan dan 16 kardus air mineral. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads