Dokter Sebut Pria Tewas di Serang Bukan karena Ponsel

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Sabtu, 29 Sep 2018 02:54 WIB
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Serang - Pendi (35) awalnya diduga tewas karena mendengarkan musik di telepon seluler (ponsel) yang tengah dicas. Namun dokter yang mengautopsi Pendi memastikan penyebab tewasnya Pendi bukan dugaan awal itu.

"Kita melakukan pemeriksaan, pemeriksaan luar, tidak menemukan tanda-tanda luka listrik, sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa kematian bukan akibat tersengat listrik," ucap dr Budi Suhendar, dokter spesialis forensik RS dr Drajat Prawiranegara, Serang, ketika dihubungi, Jumat (28/9/2018).
Budi menduga penyebab kematian Pendi adalah penyakit bawaan, di antaranya jantung. Sedangkan terkait kondisi Pendi dengan mulut, hidung, dan telinganya mengeluarkan darah, Budi menyebutnya akibat pecahnya pembuluh darah.

"Itu adalah cairan pembusukan. Korban sudah dalam posisi membusuk karena ruangan kecil, suhu agak beda dengan di luar. Kondisi situasi ruangan mengakibatkan percepatan proses pembusukan," ujarnya.

Proses pembusukan inilah yang, menurutnya, kemudian mengakibatkan tubuh korban terlihat membiru. (bri/dhn)