100 Orang Demo di Depan Gedung DPR, Jalanan Macet Total
Selasa, 16 Agu 2005 12:23 WIB
Jakarta - Sekitar 100 orang dari Aliansi Perjuangan Rakyat dan Aliansi Kedaulatan Rakyat berdemo di depan Gedung DPR/MPR. Sementara di dalam gedung sedang berlangsung sidang paripurna pembacaan RAPBN oleh Presiden SBY.Para pendemo gabungan dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima, Rakyat Miskin Kota serta LMND ini berorasi di depan gerbang gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (16/8/2005).Aksi massa ini menimbulkan kemacetan di jalan utama tersebut. Sebab para demonstran menggelar orasi di tengah jalan. Akibatnya aparat hanya membuka satu jalur kendaraan yang menuju arah Grogol, Jakarta Barat.Dalam aksinya, massa menggelar spanduk, poster serta gambar para menteri yang diberi tanda silang. Gambar menteri yang diusung massa antara lain, Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menteri Keuangan Jusuf Anwar dan Meneg BUMN Sugiharto. Gambar tersebut bertuliskan "Antek-antek Neo Liberal" dan "Tukang Jual Aset Bangsa dan Negara". Baliho berukuran 5x6 meter pun dibentangkan. Tulisannya, "Terima kasih Pak SBY-JK, Pedagang Kaki Lima Dulu Bisa Berdagang Sekarang Nganggur". Spanduk lainnya bertuliskan "Penuhi Hak-hak Dasar Rakyat" dan "Hilangkan Kolonialisme Gaya Baru".Sebelum mencapai gerbang DPR, massa melakukan aksi long march dari Taman Ria Senayan menuju gedung wakil rakyat itu. Alhasil, antrean panjang kendaraan mencapai satu kilometer. Sedikitnya 15 aparat kepolisian mengawal aksi jalan tersebut. Hingga pukul 12.00 WIB, massa masih berorasi di tengah Jalan Gatot Soebroto. Aparat terlihat menjaga jalannya aksi dengan cara meletakkan pembatas jalan di depan gerbang gedung DPR. Tidak terlihat ada barikade aparat yang menjaga pintu gerbang.
(ism/)











































