DetikNews
Rabu 26 September 2018, 18:04 WIB

Bertemu Jokowi, Ketum PKPI: Bahas Kegiatan e-Sport

Ray Jordan - detikNews
Bertemu Jokowi, Ketum PKPI: Bahas Kegiatan e-Sport Presiden Jokowi dan Ketum PKPI Diaz Hendropriyono/Dok.detikcom/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Sejumlah pengurus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta. Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono mengatakan, pertemuan itu terkait dengan kegiatan e-Sport yang diadakan partainya.

"Ya pembahasannya mengenai kegiatan e-sport yang kami selenggarakan tadi malam, dan Pak Presiden karena masalah keamanan tidak bisa hadir," kata Diaz usai pertemuan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Diaz menjelaskan, Jokowi tidak bisa hadir ke acara peluncuran Departemen e-Sport Kepengurusan PKPI yang diadakan pada Selasa (25/9) malam di The Pallas, SCBD.




Ketidakhadiran Jokowi, kata Diaz karena alasan keamanan dan banyaknya jumlah pengunjung acara itu.

"Karena memang yang hadir itu membeludak, kami sangka yang hadir tadi malam 670, tapi ternyata yang datang lebih dari 2.000-an. Itu tempatnya tidak bisa nampung segitu banyak. Jadi tadi Pak Presiden hanya menanyakan ke saya bagaimana acaranya tadi malam dan apa yang akan kami lakukan," katanya.

Diaz mengatakan partainya adalah yang pertama kali membuat departemen e-Sport. Rencananya, melalui departemen itu akan diadakan perlombaan e-Sport pada Januari mendatang.

"Jadi memang PKPI sebagai partai, satu-satunya partai yang saya tahu memiliki departemen e-sport ini akan melakukan pertandingan e-sport kemungkinan di bulan Januari. Jadi kami sesegera mungkin melakukan babak penyisihan dan games-gamesnya apa saja sedang kami rencanakan lagi," katanya.




Sementara itu, terkait dengan ketidakhadiran Jokowi ke acara PKPI, Diaz membantah jika disebut karena lokasinya yang merupakan tempat hiburan malam. The Pallas merupakan sebuah restoran yang juga menyajikan berbagai masakan khas Indonesia.

"Itu bukan klub malam, restoran. Restoran masakan Indonesia juga kok dan bukan diskotek juga kok. Jadi saya rasa enggak kenapa-kenapa ya. Bukan suatu hal yang menjadi masalah," katanya.

Dia menegaskan, ketidak hadiran Jokowi murni karena persoalan keamanan.

"Iya, karena tadi malam terlalu banyak yang hadir di sana. Dan dari Paspampres sendiri mempunyai evaluasi, dan sudah dilaporkan ke Pak Presiden akhirnya beliau memutuskan untuk tidak hadir," katanya.



Saksikan juga video 'Berkaca pada Prestasi, PSI Yakin Jokowi Presiden Lagi':

[Gambas:Video 20detik]


(jor/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed