DetikNews
Rabu 26 September 2018, 14:19 WIB

Gerindra Anggap Revolusi Mental Harus Direvitalisasi

Tsarina Maharani - detikNews
Gerindra Anggap Revolusi Mental Harus Direvitalisasi Foto: Dok. Pribadi Dasco
Jakarta - Joko Widodo menekankan revitalisasi Revolusi Mental dalam visi-misinya di 2019. Partai Gerindra menilai Revolusi Mental layak dibenahi.

"Sekarang saya pikir kita lihat keadaan sekarang mungkin harus lebih dimaksimalkan lagi, sehingga mungkin dari yang membuat sekarang perlu direvitalisasi," kata Waketum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Namun Dasco enggan banyak berkomentar soal revitalisasi Revolusi Mental Jokowi. Satu hal yang pasti, sebut dia, Prabowo Subianto memiliki visi-misi yang berbeda.
"Saya kurang memahami itu ya, jadi saya nggak mau komentar lebih banyak daripada salah. Karena di kami kan visi-misinya nggak ada yang seperti itu," jelasnya.

Dalam dokumen visi dan misi Jokowi-Ma'ruf, masih tertulis soal 'Revolusi Mental'. Frasa ini juga jadi jargon Jokowi dalam Pilpres 2014, yang kebetulan juga berhadapan dengan Prabowo Subianto.
Pada visi dan misi kali ini, Jokowi dan timnya menekankan pada revitalisasi Revolusi Mental. Revitalisasi itu juga mencakup perubahan mental karakter bangsa.

Sementara itu, Prabowo-Sandiaga menuliskan tentang '8 Karakter Utama'. Kedelapan karakter itu kemudian akan disinkronkan dengan sistem pendidikan nasional.


Simak Juga 'Gerindra: Nomor 2 Semangat Victory!':

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed