DetikNews
Selasa 25 September 2018, 23:08 WIB

Cerita di Balik Perjuangan Aldi 'Life of Pi' 49 Hari di Lautan

Michele de Jonker - detikNews
Cerita di Balik Perjuangan Aldi Life of Pi 49 Hari di Lautan Aldi Novel Adilang (19) yang terombang-ambing 49 hari di lautan.
FOKUS BERITA: Kisah Aldi 'Life of Pi'
Jakarta - Kisah Aldi 'Life of Pi' dari Manado yang terombang-ambing selama 49 hari di lautan mendunia. Dia berjuang agar tetap hidup dan mendapat pertolongan di tengah Samudra Pasifik yang luas. Seperti ini kisahnya.

Remaja yang bernama Aldi Novel Adilang (19) itu semula memancing di perairan Manado pada Juli 2018. Dia kemudian terbawa arus hingga ke perairan Guam, berjarak 125 km dari pesisir utara Manado, Indonesia.

Bagaimana cara Aldi bertahan hidup di laut lepas itu?



"Saya awalnya makan ikan cakalang yang ada di rakit," ujar Aldi kepada detikcom di rumahnya, Desa Lansa, Kecamatan Wori, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Senin (24/9/2018).

Saat rakit yang membawanya bergerak ke tengah laut, lanjut Aldi, masih ada ikan cakalang yang berada di rakit tersebut. Tak hanya itu, di dalam rakit juga ada belanga dan perapian.

"Bakar ikan dalam belanga. Bakar ikan di situ," kata Aldi.

Saat ikan yang ada di rakit habis, Aldi mengail ikan di lautan. Dia menggunakan kausnya untuk menjaring ikan-ikan dari air.

"Saya makan mentah-mentah," ujar Aldi.

Belum berhenti sampai di situ perjuangan Aldi. Dia harus menghadapi ombak besar sampai kejaran hiu. Untungnya, rakit tersebut kuat bertahan di tengah laut. Tak ada anggota tubuh Aldi yang terendam di air hingga hiu tak bisa menjangkaunya.

Cerita di Balik Perjuangan Aldi 'Life of Pi' 49 Hari di LautanFoto: dok. KJRI Osaka


"Ada hiu yang mengejar-ngejar rakit," kata Aldi.

Dia berusaha meminta pertolongan kepada kapal yang lewat. Aldi mengatakan pernah diajari oleh seorang kawan agar meneriakkan kata 'help' sebagai ucapan minta tolong jika sewaktu-waktu melihat kapal besar lewat. Itu jika Aldi dalam kondisi darurat saat berada di tengah lautan.



"Minta pertolongan di kapal itu minta tolong, kapal (terlihat) 1 mil. Saya ingat saya punya teman, kalau ada kapal besar, saya berteriak saja 'help'. Itu entah di perairan mana. Saya ingat pesan teman kalau ada kapal besar, bilang 'help' itu artinya 'minta tolong'," ucapnya.

Teriakan 'help' Aldi ke kapal-kapal yang lewat di dekatnya tak didengar, bahkan sudah 10 kapal membiarkannya begitu saja. Hingga akhirnya ada kapal berbendera Panama MV Arpeggio yang mendengar teriakan minta tolong Aldi dan langsung menolong remaja itu.

"Ada kapal Australia yang ke Jepang. Saya minta tolong sama kapal itu. Terus minta tolong berteriak 'tolong-tolong'. Sampai panggil pakai kain," ceritanya.

Setelah diselamatkan oleh para kru kapal, Aldi kemudian dibantu oleh KJRI Osaka untuk kepulangan ke Manado. Kisah Aldi si penjaga lampu di rumah rakit lautan pun mendunia. Media-media internasional menyebut sosoknya mirip di film 'Life of Pi'.
(nkn/jbr)
FOKUS BERITA: Kisah Aldi 'Life of Pi'
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed