DetikNews
Selasa 25 September 2018, 21:55 WIB

Ketua DPRD Berikan Buku Kebijakan Ahok ke PKS, Ini Alasannya

Indra Komara - detikNews
Ketua DPRD Berikan Buku Kebijakan Ahok ke PKS, Ini Alasannya Ilustrasi (Foto: dok. 20detik)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menghadiahkan buku kebijakan yang dibuat eks Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke PKS. Buku itu diberikan saat Prasetio disambangi elite PKS membahas pengusulan nama Wagub DKI.

"Kebetulan saat silaturahmi itu saya bilang ke Mas Agung (Agung Yulianto). Ada nih buku kebijakan Ahok tentang penyusunan dan pengelolaan keuangan di DKI. Saat itu menerima Pak Suhaimi, dan Pak Suhaimi memberikan buku itu ke Pak Shakir, lalu Pak Shakir memberikan ke Pak Agung, karena dia mengatakan cawagubnya Pak Agung," kata Prasetio di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).



Prasetio juga meminta cawagub dari PKS bisa menjalankan warisan pemerintah DKI sebelumnya, termasuk kebijakan yang dibuat Ahok. Diingatkan juga, komunikasi antara legislatif dan eksekutif sangat penting.

"Saya juga meminta calon wagub untuk menjalankan yang sudah baik warisan pemerintah sebelumnya, dan kalau tidak baik ya kita diskusikan, kerjakan bareng-bareng, karena pemerintah provinsi itu ada eksekutif ada legislatif. Beliau bilang baik, tanggapannya baik," kata Prasetio.

Pertemuannya dengan elite PKS DKI di rumah dinasnya di Menteng, Jakpus, sebagai perkenalan awal dengan Sekum DPW PKS Agung Yulianto, yang dicalonkan sebagai Wagub DKI. Prasetio menyarankan untuk segera membuat surat resmi.

"Jajaran dari PKS DKI silaturahmi ke rumah dinas saya. Mereka bilang Pak Agung mau maju menjadi kandidat Wakil Gubernur. Saya bilang, ya monggo saja, tapi buatlah surat resmi melalui gubernur untuk mengajukan nama ke DPRD DKI. Karena sampai sekarang kan nama-nama yang muncul cuma katanya-katanya saja," ujarnya.

Prasetio menambahkan tidak ada kriteria khusus untuk posisi kursi DKI-2. Terpenting, pencalonannya sesuai dengan mekanisme undang-undang.

"Dalam hal ini saya tidak punya hak untuk menentukan siapa-siapa orangnya. Penentuan itu hak partai pengusung dan saya tidak mau masuk ke internal mereka. Cuma, saya pesan, janganlah saling merasa punya hak yang paling besar. Selesaikanlah penentuan kandidat ini dengan mekanisme yang baik agar kandidat terpilih nanti juga kandidat yang baik untuk Jakarta," kata Prasetio.




Sebelumnya, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Shakir Purnomo, Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto, dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi sowan ke rumah Prasetio. Suhaimi bercerita dihadiahi buku Ahok.

"(Tadi) mendapat hadiah buku kebijakan Ahok kepada saya, terus saya serahkan kepada cawagub, dong. Disuruh baca, ini ada yang bagus. Buku ini bagus supaya kalau cawagub kan nanti di eksekutif kan supaya mempelajari itu dari penguasa-penguasa sebelumnya," kata Suhaimi.


(idn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed