DetikNews
Selasa 25 September 2018, 20:20 WIB

PSI Laporkan Fadli Zon ke Bareskrim

Eva Safitri - detikNews
PSI Laporkan Fadli Zon ke Bareskrim Juru bicara PSI Rian Ernest di gedung Bareskrim, Selasa (25/9/2018). (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi melaporkan Fadli Zon atas posting-an video dengan lagu 'Potong Bebek Angsa PKI' di Twitter. Proses laporan sempat tertunda karena PSI diminta berkonsultasi ke tim Direktorat Tindak Pidana Cyber Crime.

"Sekarang kita sudah ada bukti laporan lengkap. Kita lihat perkembangannya seperti apa," ujar juru bicara PSI, Rian Ernest, di gedung Bareskrim, Jl Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

Nomor laporan PSI adalah LP/B/1189/IX/2018/BARESKRIM tanggal 25 September 2018. Pelaporan ini sebelumnya sempat tertunda karena PSI diminta berkonsultasi terlebih dahulu terkait pasal yang diperkarakan.





"Tadi itu kita diminta konsultasi ke teman-teman Cyber Crime. Dasar kita melaporkan itu ada beberapa UU, bukan hanya sifatnya pidana umum, tapi juga ada pidana khusus. Kan ada UU ITE. Karena beda divisi, untuk memastikan laporan kita komprehensif dan mantap, jadi ya kita ke sana dulu," sambungnya.

"Ada juga kita laporkan UU ITE tentang unsur SARA, ras dan antargolongan, ini semacam memecah-belah dan menciptakan kekhawatiran," kata Ernest soal laporan.

PSI akan menyerahkan penanganan laporan ke Bareskrim. PSI berharap tidak ada lagi praktik politik yang bisa merusak demokrasi.






"Jadi ini masih panjang prosesnya. Kita pantau saja karena Bung Fadli Zon itu Waket DPR. Semoga tidak ada lagi praktik seperti ini, yang tidak lain untuk memecah-belah dan membuat onar," sambung Rian.

Fadli di Twitter mem-posting video yang menampilkan 3 pria dan 6 perempuan berhijab memakai seragam biru dan hitam serta topeng penguin. Mereka membentuk formasi tarian.

Mereka berjoget diiringi lagu yang berisi sindiran politik tajam. Sepotong lirik lagu itu diambil dari editan lirik lagu 'Potong Bebek Angsa' ala Fadli Zon. Secara keseluruhan, lagu itu memuat lirik berisi sindiran tajam kepada lawan politik Prabowo-Sandi.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed