Kasus Papua, Indonesia Galang Dukungan Internasional
Selasa, 16 Agu 2005 02:23 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri menggalang dukungan semua negara bagi integritas wilayah dan kedaulatan NKRI. Upaya diplomasi ini untuk mengkounter lobi-lobi kelompok pro-kemerdekaan Papua di luar negeri.Hal ini disampaikan Menlu Hassan Wirajuda usai menghadiri peringatan HUT RI ke-60 di Gedung Arsip Nasional, Jl. Gajah Mada, Jakarta, Senin (15/8/2005) malam. Saat itu Hassan ditanya tentang langkah Deplu menyikapi dinamika Papua.Menurut Hassan, sebagian dari masalah ini adalah masalah dalam negeri. Karena itu penanganannya lebih terfokus kepada upaya di dalam negeri. Presiden SBY telah bertemu tokoh-tokoh Papua untuk mendialogkan masalah yang mereka hadapi."Nah ini ada dimensi luar negerinya, salah satunya ada bagian jaringan dari kelompok-kelompok yang pro-kemerdekaan untuk menggalang kemerdekaan dari luar melalui jalur organisasi HAM, gereja, dan intelektual. Karena itu upaya diplomasi kita menggalang dukungan semua negara bagi integritas wilayah dan kedaulatan kita," kata Hassan.Ditanya bagaimana respon dari negara-negara Eropa terhadap isu Papua, Hassan menegaskan di tingkat pemerintahan tidak ada permasalahan. Yang lebih banyak adalah dari sisi luar pemerintahan."Tapi belum tentu itu semua mendukung kemerdekaan Papua. Keprihatinan mereka tentang masalah HAM belum tentu serta-merta dengan begitu mendukung kemerdekaan," katanya.Siapa sih sebutkan kelompok-kelompok pro-kemerdekaan Papua yang melakukanlobi ke luar? "Yang jelas dari dalam pasti unsur Dewan Papua dan sebagaian unsur dari organisasi HAM. Kita tahu semua itu," jelas Hassan Wirajuda.
(gtp/)











































