Diskotek Digerebek, Seorang Gadis Belia Tewas Terinjak-injak
Senin, 15 Agu 2005 17:15 WIB
Jakarta - Apes nian nasib Feny (20). Saat dugem, polisi menggelar razia. Lampu diskotek dimatikan sehingga seribuan penjunjung panik dan berdesakan keluar. Dia pun tewas terinjak-injak.Razia digelar Polres Sumatra Utara di Diskotek Iguana yang berlokasi di Medan Baru Plaza, Jalan Iskandar Muda, Medan, Senin dinihari pukul 02.00 WIB.Hal ini disampaikan Pejabat Harian Kabidpenum Mabes Polri Kombes Pol Saud Usman Nasution di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (15/8/2005).Peristiwa berawal saat polisi memberitahukan rencana razia kepada petugas diskotek yang berjaga di lantai satu. Lewat pengeras suara, petugas pun mengumumkan hal ini kepada pengunjung di lantai lima. Lampu diskotek pun dimatikan oleh petugas diskotek.Alhasil, sekitar 1.500 pengunjung kalang-kabut dan berebutan keluar ruangan yang idealnya hanya menampung 700 pengunjung itu. Pengunjung berdesakan dan saling dorong-mendorong untuk melewati satu pintu yang hanya terbuka separuh.Aksi saling dorong itu pun memakan korban jiwa. Tiga perempuan belia pun menjadi korban karena jatuh dan terinjak. Ketiganya dilarikan ke rumah sakit terdekat.Mereka adalah Feny (20), warga Jalan Silsilah, Medan. Feny menghembuskan nafas terakhir saat dilarikan ke rumah sakit. Dari tangan korban ditemukan separuh pil ekstasi yang terbungkus dalam kertas tisu.Korban kedua adalah Dewi Agustina (23), warga Jalan Gatot Soebroto, Medan, dan ketiga adalah Hernisa Lubis (23), warga Medan. Keduanya terluka dan masih dalam perawatan medis di rumah sakit."Polisi tengah memeriksa penanggung jawab diskotek yang bernama Wignyo Utama," kata Saud.
(aan/)











































