Abdullah Sonata Kirim 10 Teroris ke Filipina dan Malaysia

Abdullah Sonata Kirim 10 Teroris ke Filipina dan Malaysia

- detikNews
Senin, 15 Agu 2005 16:25 WIB
Jakarta - Tertangkapnya Amrozi cs membuat kaderisasi teroris makin menipis. Sepuluh orang pun dikirim ke Filipina dan Malaysia untuk dilatih kemiliteran. Sebanyak 8 dari 10 orang itu telah diciduk.Demikian keterangan yang diberikan tersangka bom Kuningan, Abdullah Sonata, yang ditangkap di Jakarta pada 6 Juli 2005. Pengakuan ini kemudian disitir oleh Pejabat Harian Kabidpenum Kombes Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (15/8/2005). Menurut Abdullah Sonata, berdasarkan penjelasan dari Umar Patek yang saat itu berada di Filipina, dengan banyaknya pelaku bom yang ditangkapi menimbulkan kekhawatiran kaderisasi akan semakin habis.Karena itu, Umar Patek menghubungi Abdullah Sonata supaya mengirimkan 10 orang lagi dari Jamaah Islamiyah ke Filipina untuk dilatih masalah kemiliteran.Menurut pengakuan Abdullah Sonata, pada Desember 2004 telah diberangkatkan Faiz Saifuddin, Nasir, dan Deddi Resdiana ke Filipina. Ketiganya tertangkap di Filipina.Kedua, waktu keberangkatan tidak diketahui hingga kini. Namun demikian, telah berangkat ke Filipina yakni Maulana, Musa, dan Salman. Ketiganya ditangkap di Tawau, Malaysia, oleh kepolisian Diraja Malaysia.Juni 2005, berangkat lagi Mahfud, Sidek, Soleh. "Soleh ini pengantar. Mahfud dan Sidek juga tertangkap di Tawau," kata Saud.Ada juga yang lolos ke Filipina namun tidak diketahui keberangkatannya yaitu Ahmad dan Abu Nida. Mereka diduga telah bergabung dengan Umar Patek di negeri Arroyo itu."Kami sudah berkoordinasi dengan polisi Filipina dan polisi Diraja Malaysia. Namun itu masalah teknis jadi tidak perlu diungkap. Yang jelas kita saling tukar menukar informasi," kata Saud. (aan/)


Berita Terkait