Puslabfor Polri Ambil Sampel Gas dari Sumur Nasiman

Puslabfor Polri Ambil Sampel Gas dari Sumur Nasiman

- detikNews
Senin, 15 Agu 2005 16:14 WIB
Jakarta - Meski yakin ledakan di rumah H Nasiman berasal dari gas yang ke luar dari sumurnya, Puslabfor Mabes Polri tidak tinggal diam. Saat ini tim Puslabfor tengah dikirim ke rumah pegawai Dephan itu untuk mengambil sampel gas."Pengambilan sampel ini untuk menenangkan masyarakat. Yang jelas ledakan itu bukan berasal dari bom," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Tjiptono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (15/8/2005).Sejauh ini, lanjut Tjiptono, Puslabfor Mabes Polri masih mendalami dan meneliti lebih lanjut proses terjadinya ledakan. Sekadar diketahui, ledakan yang terjadi di rumah Nasiman menyembur dari sumur yang memiliki kedalaman 2,75 meter. Karena sumur itu tertutup rapat, maka keluarlah gas hidrogen yang disertai bunyi keras.Alhasil, ledakan menghancurkan dinding belakang rumah Nasiman yang berlokasi di Kampung Gunung Indah RT 001/RW 011 Cirendeu, Ciputat, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2005).Polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya, Ade Angga (16), seorang pelajar, yang saat itu ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).Barang bukti yang disita berupa pecahan kaca dan puing genting dan asbes. Kasus ledakan ini ditangani Polisi Sektor Ciputat Restro Jakarta Selatan.'Bom' Ciputat Mengenai ditemukannya sebuah bingkisan mirip bom tak jauh dari sebuah ruko di Jl Ir Juanda, Ciputat, hari ini, Tjiptono menilai hal itu perbuatan pihak-pihak yang ingin membuat panik masyarakat. "Itu perbuatan orang yang ingin membuat masyarakat ketakutan. Ingin menciptakan suasana yang tidak kondusif menjelang peringatan 17 Agustus nanti," kata dia.Tjiptono lalu mengimbau kepada masyarakat untuk membantu menjaga situasi keamananan kota Jakarta. "Kepada masyarakat agar melaporkan kepada polisi bila menemukan orang yang ingin membuat kepanikan," ujarnya. (umi/)


Berita Terkait