9 WN Australia Eksportir Heroin Dijerat Hukuman Mati di Bali

9 WN Australia Eksportir Heroin Dijerat Hukuman Mati di Bali

- detikNews
Senin, 15 Agu 2005 15:30 WIB
Denpasar - Sembilan warga negara Australia yang hendak mengekspor 11,25 kg heroin dari Bali ke kampung halamannya dijerat hukuman mati. Berkas mereka yang telah P-21 resmi diterima Kejaksaan Tinggi Bali.Polda Bali menyerahkan berkas penyidikan dan para tersangka ke Kejaksaan Tinggi Bali, Jalan Mpu Tantular, Denpasar, Senin (15/8/2005).Mereka digelandang ke Kejati dari Lapas Kerobokan, Badung, Bali, pukul 10.30 Wita dengan pengawalan ketat dari polisi. Usai penyerahan berkas, tersangka kembali digelandang ke Lapas Kerobokan pukul 13.30 Wita.Direktur Narkoba Polda Bali AKBP Bambang Sugiarto mengatakan, berkas penyidikan tersangka dibagi dalam tujuh berkas. Sembilan tersangka dijerat pasal 82 UU RI No 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, yaitu mengekspor narkotika yang dilakukan secara terorganisir dengan ancaman hukuman mati.Mereka ditangkap pada tanggal 17 April 2005 oleh Polda Bali. Andrew Chan (21) yang diduga sebagai kepala sindikat ditangkap ketika asyik membaca koran di dalam pesawat Australia Airlines.Keempat rekannya, yaitu Martin Erik Stephen (29) membawa heroin seberat 3,3 kg bruto, Rene Lawrence (28) seberat 2,7 kg bruto, Michael William Czugaj (20) seberat 2,4 kg bruto dan Scott Anthony Rush (20) seberat 2,5 kg bruto ditangkap di dalam Bandara Ngurah Rai, Kuta, Bali.Heroin tersebut diikatkan pada perut, punggung dan paha. Untuk mengecoh petugas, mereka menggunakan pakaian longgar dan membubuhi heroin dengan merica untuk menghindari incaran anjing pelacak.Sedangkan empat rekannya yang lain ditangkap di kamar 136 Hotel Melasti Kuta, Bali. Mereka adalah Tan Duc Thanh Nguyan (23), Si Yi Chen (20), Myuran Sukumaran (24) dan Mathew James Norman (19). Polisi menyita heroin seberat 3,5 gram yang diduga milik Myuran. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini