DetikNews
Minggu 23 September 2018, 21:13 WIB

Kopassus Raih Posisi Ketiga di Ajang Skydiving Internasional

Zunita Amalia Putri - detikNews
Kopassus Raih Posisi Ketiga di Ajang Skydiving Internasional Foto: dok. pribadi TNI AD
Jakarta - Tim Persatuan Terjung Payung Angkatan Darat (PTPAD) yang diwakili oleh tim Kopassus meraih posisi ketiga di ajang Internasional Asiania Indoor Skydiving Championship 2018. Perlombaan tersebut diikuti 20 negara.

"Tim Kopassus berhasil memperoleh posisi ketiga dari dua kategori yang dilombakan yaitu, FS 2 Way dan FS 4 Way dalam Kejuaraan Asiania Indoor Skydiving Championship 2018, yang diikuti 16 negara di Asia dan 4 Negara tamu dari Eropa," ujar Kapen Kopassus, Letkol CZI Denden Sumarlin, dalam keterangan tertulis, Minggu (23/9/2018).



Kopassus Raih Posisi Ketiga di Ajang Skydiving InternasionalFoto: dok. pribadi TNI AD


Perlombaan skydiving ini digelar di China pada 18 sampai dengan 22 September 2018 lalu. Dia mengatakan prestasi tersebut berhasil diraih, meski terbatasnya waktu latihan yang dimiliki oleh tim Kopassus.

"Perjuangan yang sangat keras dilakukan oleh Tim PTPAD untuk bersaing dan bertanding. Mengingat para peserta negara lainnya yang memiliki skill dan fasilitas latihan yang sangat mumpuni, seperti Qatar, China dan Korea. Persiapan yang dilakukan oleh Tim Kopassus sangat singkat untuk menghadapi kejuaraan, tim hanya diberikan waktu selama dua minggu untuk latihan di di Wind tunnel Pusdiklatpassus. Namun, keterbatasan tidak menjadikan halangan para anggota Tim Kopassus untuk terus melakukan yang terbaik," katanya.



Selain itu, Deden menjelaskan kategori yang diikuti oleh Tim Kopassus merupakan kategori yang membutuhkan perhitungan matang. Prajurit yang ikut perlombaan juga dituntut memiliki fokus dan konsentrasi tinggi.

"Wind tunnel merupakan kategori kejuaraan yang harus membutuhkan perhitungan yang matang, seorang penerjun harus memliki tingkat fokus dan konsentrasi yang tinggi untuk dapat melaksanakan hal tersebut. Salah perhitungan akan membuat kesalahan fatal, latihan yang keras akhirnya dapat membuahkan hasil, hanya prajurit cerdas yang bisa kombinasikan ingatan atau memory dan motorik dalam waktu terbatas," ucapnya.

"Berkat dukungan moril dan materil yang diberikan oleh para pejabat di Kopassus bahkan Mabes TNI AD juga tak kalah pentingnya. Hingga semuanya membuahkan hasil yang sangat dapat dibanggakan," pungkas Deden.


(zap/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed