DetikNews
Minggu 23 September 2018, 18:52 WIB

Sandi Usul Jumlah Debat Ditinjau Ulang Agar Hemat Anggaran

Haris Fadhil - detikNews
Sandi Usul Jumlah Debat Ditinjau Ulang Agar Hemat Anggaran Sandiaga Uno (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno mengusulkan KPU meninjau ulang jumlah debat dan kegiatan seremonial terkait Pilpres 2019. Tujuannya untuk menghemat anggaran.

"Kalau bisa kita ingin ada pengehematan dan yang debat, semua kegiatan seremonial harus kita review ulang menurut saya," kata Sandi di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (23/9/2018).


Dia mengatakan hal itu setelah bercerita soal pengalamannya saat debat kandidat di Pilkada DKI 2017 lalu. Menurutnya, kegiatan seperti debat harus dievaluasi.

"Waktu di DKI debat juga begitu, wah saling adu dan saking provokasi. Saya malah waktu debat itu diganggu oleh beberapa simpatisan yang menghalang-halangi timer. Ini mesti jadi evaluasi dan alangkah baiknya kalau acara yang memicu seperti debat itu kenapa debat itu harus lima kali, kenapa nggak diganti aja seperti seminar nggak usah saling berhadap-hadapan, saling gontok-gontokan seperti itu, saling mengerahkan, mobilisasi pendukung. Toh juga mahal biayanya, mahal. Ekonomi lagi kurang baik, lapangan kerja susah, anggaran belanja pemerintah sekarang itu terkendala utang banyak, ngapain ditambah lagi," ucapnya.


Menurut Sandi, dia telah membicarakan usulnya untuk meninjau ulang jumlah debat dan acara seremonial terkait pilpres 2019 dengan capres Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi lawannya. Dia yakin Jokowi juga sepakat untuk penghematan.

"Saya yakin Pak Jokowi waktu kita ngomong juga tadi setuju, kita bertiga bicara. Saya pikir ini nggak terlalu esensi dan ini Pak Jokowi bersetuju sama kita dari waktu kita bertiga ngomong bahwa kegiatan ini satu pemborosan anggaran. Nomor dua, keinginan kita jangan menghadap-hadapkan pendukung ini," pungkasnya.
(haf/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed