DetikNews
Minggu 23 September 2018, 11:56 WIB

Relawan Prabowo-Sandi Protes: ProJo-GoJo Provokasi SBY-Zulkifli!

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Relawan Prabowo-Sandi Protes: ProJo-GoJo Provokasi SBY-Zulkifli! Foto: Mobil karnaval SBY dan Zulkifli Hasan. (dok. Andi Arief)
Jakarta - Aksi oknum beratribut ormas ProJo dan relawan GoJo disorot di Kampanye Damai Pemilu 2019. Jaringan Relawan Prabowo-Sandi (Jarpas) protes ke Projo.

"Yang mana orang-orang yang terlihat memakai atribut 'PROJO' dan 'GOJO' tersebut, sambil mengibar-ngibarkan bendera bertuliskan 'PROJO' dan 'GOJO' disertai teriakan 'Jokowi-Jokowi' di sebelah kanan dan kiri mobil golf yang dikendarai oleh rombongan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen PAN, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro," kata Koordinator Nasional DPN Jarpas Yahdil Abdi Harahap dalan pernyataan tertulisnya, Minggu (23/9/2018).

"Mereka telah melakukan provokasi terhadap rombongan Ketum Partai Demokrat dan Ketum PAN sehingga membuat tidak nyaman lagi untuk melanjutkan karnaval tersebut. Kondisi ini tentu sangat memprihatikan mengingat pentingnya acara tersebut terutama menciptakan kondisi damai menjelang pemilu 2019," sambungnya.


Jarpas mendukung aksi walk out SBY dan Zulkifli di karnaval tersebut. Situasi disebut tak kondusif.

"Dalam aturan kampanye damai tersebut sebagaimana diatur oleh KPU dan telah disosialisasikan ke semua perwakilan partai politik peserta pemilu bahwa peserta karnaval yang meliputi partai peserta pemilu menggunakan pakaian adat dan menggunakan atribut partai yang telah disediakan oleh KPU. Tetapi realita di lapangan banyak atribut-atribut yang diindikasikan sebagai partai pendukung Jokowi dan atribut-atribut yang diindikasikan sebagai relawan Jokowi berkibar bebas di seputar lokasi acara kampanye damai yang dilalui oleh rombongan peserta karnaval," ujar Yahdil.


Jarpas sudah sengaja tidak membawa-bawa atribut partai dan relawan Probowo-Sandi karena mengikuti aturan yang ditetapkan oleh KPU terkait kampanye damai tersebut. Jarpas pun mendesak KPU dan Bawaslu bertindak tegas.

"Jarpas mendesak KPU dan Bawaslu bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang tidak taat aturan yang ditetapkan. Karena pengibaran bendera partai dan atribut lainnya yang bukan disediakan oleh KPU juga beredar di lokasi acara. Ini tentu menjadi catatan yang serius untuk KPU dan BAWASLU kedepannya untuk tetap bersikap tegas dan netral," pungkasnya.


Simak Juga 'Detik-detik SBY Walk Out dari Deklarasi Pemilu Damai':

[Gambas:Video 20detik]


(tor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed