DetikNews
Minggu 23 September 2018, 10:39 WIB

PKS Bela 'Potong Bebek Angsa PKI': Kreativitas Dibutuhkan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
PKS Bela Potong Bebek Angsa PKI: Kreativitas Dibutuhkan Foto: Mardani Ali Sera (Agung Pambudhy)
Jakarta - PKS membela Waketum Gerindra Fadli Zon yang mem-posting video "Potong Bebek Angsa PKI" di Twitter. PKS menilai video tersebut sebagai kreatifitas, dan kreatifitas dibutuhkan untuk menarik perhatian publik.

"Kreatifitas tentu dibutuhkan untuk mencuri perhatian publik," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada detikcom, Sabtu (23/9/2018).

Mardani menyebut beberapa tweet Fadli Zon mampu menarik perhatian publik dan membuat publik membahasnya secara berasama. Terkait pantas atau tidak tweet tersebut, Mardani menyebut standar kepantasan adalah relatif.

"Usul saya, kita nikmati ini sebagai bagian dari porses kebebasan berekpresi dalam demokrasi. Biar publik yang menilainya," kata Mardani.


Mardani pun menanggapi rencana PSI yang akan mempolisikan postingan Fadli Zon tersebut. Menurutnya, kreatifitas harusnya dibalas dengan ide.

"Kadang demokrasi tidak perlu diselesaikan dengan proses hukum. Karena ide dan kreatifitas bagusnya dibalas dengan ide juga. Tapi semua diserahkan pada kedewasaan masing-masing," ucapnya.

Video tersebut di-posting Fadli di akun Twitter @fadlizon, Jumat (21/9). Video menampilkan 3 pria dan 6 perempuan berhijab memakai seragam biru dan hitam serta topeng penguin. Mereka membentuk formasi tarian.

Mereka berjoget diiringi lagu yang berisi sindiran politik tajam. Sepotong lirik lagu itu diambil dari editan lirik lagu 'Potong Bebek Angsa' ala Fadli Zon. Secara keseluruhan, lagu itu memuat lirik berisi sindiran tajam kepada lawan politik Prabowo-Sandi.


Simak Juga 'Lucu-Lucuan Bernyanyi 'Potong Bebek' Versi Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]


(nvl/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed