DetikNews
Minggu 23 September 2018, 09:47 WIB

Prabowo Bicara Pertempuran Terakhir, Hanura Sindir Mimpi Jadi Presiden

Yulida Medistiara - detikNews
Prabowo Bicara Pertempuran Terakhir, Hanura Sindir Mimpi Jadi Presiden Prabowo Subianto (Foto: Dok. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta - Partai Hanura menyebut Prabowo hanya bermimpi terkait pernyataan akan bertempur untuk terakhir kalinya di Pilpres 2019. Hanura menyebut Prabowo hanya bermimpi untuk duduk di kursi RI 1.

"Pilpres 2019 adalah titik kulminasi dari ambisi Prabowo untuk mengenyam kursi RI-1 yang sepanjang satu dasawarsa ini selalu menghias mimipinya," kata Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir kepada detikcom, Minggu (23/9/2018).

Inas menyebut pertempuran Pilpres juga harus memerlukan kerja keras dan cerdas. Ia menyayangkan terjadinya penyebaran berita hoax yang diduga dilakukan kubu Prabowo. Oleh karenanya Hanura menyatakan siap bekerja keras dan cerdas melawan cara-cara yang dilakukan kubu Prabowo.


"Pilpres tidak cukup dengan hanya kerja keras tapi juga cerdas, sayang Prabowo walaupun punya itu tapi sering tidak digunakan sehingga yang keluar dari mulutnya adalah cerita fiksi atau kadang hoax," ujar Inas.

"Justru itu Hanura bukan saja sudah dan akan terus bekerja keras dan cerdas dalam menghadapi strategi yang diyakini akan terus digunakan Prabowo yakni 'Rampoklah tetanggamu yang sedang kesusahan', agar strategi yang tidak beretika dan bermoral tersebut lumpuh," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Capres Prabowo Subianto menerima dukungan dari para purnawirawan jenderal TNI di Pilpres 2019. Ia menilai dukungan tersebut merupakan suatu kehormatan yang sangat besar. Prabowo berjanji akan mengeluarkan segala yang ia miliki demi bertempur merebut kedaulatan Indonesia untuk terakhir kalinya.


"Saya bertekad untuk memberi segala yang ada pada diri saya. Seluruh tenaga pikiran, bersama saudara-saudara kita rebut kembali kedaulatan bangsa Indonesia. Terima kasih, terima kasih. Oleh karena itu terima kasih atas kepercayaan saudara-saudara. Kehormatan yang sangat besar bagi saya, perjuangan kita inilah pertempuran kita terakhir merebut kembali kedaulatan bangsa Indonesia," kata Prabowo.


Simak Juga 'Didukung 300 Jenderal, Prabowo: Kita Rebut Kedaulatan Indonesia! ':

[Gambas:Video 20detik]


(yld/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed