Menlu dan Kapolri Belum Tahu Umar Patek Tewas di Filipina
Senin, 15 Agu 2005 13:28 WIB
Jakarta - Umar Patek, buron teroris bom Bali, kembali dikabarkan tewas ditembak polisi militer Filipina Selatan. Namun, Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto mengaku belum mendengar berita ini.Umar Patek dikenal sebagai ahli perakit bom dan diduga terlibat peledakan bom di kawasan pantai Kuta, Denpasar, Bali, 12 Oktober 2002. Dia melarikan diri dan menjadi buron bagi Polri. Kabar tewasnya Umar Patek ini tidak sekali ini saja. Sebelumnya, Umar Patek pernah diberitakan tewas dalam baku tembak dalam serangan udara oleh aparat keamanan Filipina di selatan pulau Mindanao, Kamis 27 Januari 2005 lampau."Saya belum terima laporan itu. Mungkin yang dapat pertama kali info demikian adalah kepolisian. Tetapi nanti saya akan cek melalui saluran saya," ujar Menlu di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8/2005).Dalam kesempatan yang sama, Kapolri pun mengaku belum menerima informasi itu. "Itu berita bagus. Saya belum terima info lengkapnya. Akan saya cek ke NCB di sana karena kita punya kerjasama dalam penanganan antiterorisme dan transnational crime," urai Kapolri.
(aan/)











































