DetikNews
Sabtu 22 September 2018, 15:51 WIB

Prabowo: Ekonomi Indonesia Menyimpang, Kekayaan Mengalir Keluar

Tsarina Maharani - detikNews
Prabowo: Ekonomi Indonesia Menyimpang, Kekayaan Mengalir Keluar Foto: Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Grandyos Zafna-detikcom)
Jakarta - Calon presiden Prabowo Subianto menyebut sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia saat ini menyimpang dari UUD 1945. Akibatnya, kekayaan Indonesia justru mengalir ke luar negeri.

"Inti masalah yang saya temukan adalah bahwa sistem ekonomi yang berlaku sekarang menyimpang dari UUD 1945," kata Prabowo dalam acara bedah buku 'Indonesia Paradoks' di hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).

"Akibat penyimpangan ini terjadi mengalir keluarnya kekayaan nasional," imbuh dia.


Prabowo menjelaskan Indonesia tak pernah menikmati kekayaan bangsanya sendiri. Semua keuntungan bangsa dinikmati negara lain.

Dia kemudian bercerita saat dirinya ditertawakan soal kebocoran uang negara sebesar Rp 1000 triliun. Prabowo mengaku tidak takut. Menurut Ketum Gerindra itu, ucapannya terbukti.

"Waktu saya bicara kebocoran 1.000 triliun yang saya hitung, saya diejek, saya ditertawakan. Tapi saya tidak gentar. Baru ditertawakan. Belum ditembak oleh musuh," ujar Prabowo.


Prabowo mengatakan apa yang dibicarakannya ini sudah diamini para menteri Presiden Joko Widodo. Dia mencontohkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang pernah mengatakan kerugian negara sebesar Rp 2.000-3.000 triliun di sektor perikanan.

Dia kemudian berkelakar Susi kemungkinan sebentar lagi akan kena reshuffle Jokowi.

"Ternyata malah menteri pemerintah ini mengatakan lebih dari saya. Ibu susi mungkin kena reshuffle beliau ini ha..., ha..., ha. Jawabannya kurang enak. Jadi beliau mengatakan jumlah kerugian negara Rp 2.000 triliun sampai Rp 3.000 triliun di sektor ikan saja. Saya masih konservatif, saya katakan Rp 1.000 triliun karena saya diajarkan senior-senior kan harus selalu hati-hati dengan angka," sebutnya

Begitu dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution. Prabowo mengatakan, Darmin mengakui ada dana devisa yang tidak kembali ke dalam negeri.

"Kemudian Menko Darmin mengatakan ada ekonomi bocor karena devisa tidak kembali. Berarti kan benar aliran keluar. Jadi buku saya sudah dibenarkan ini oleh tokoh-tokoh pemerintah sekarang," pungkas Prabowo.



Saksikan juga video 'Prabowo: Ekonomi Sekarang Masih Bermasalah':

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed