Polri Bantah Pesawat yang Terpeleset Hendak ke Aceh
Senin, 15 Agu 2005 11:52 WIB
Jakarta - Sedang latihan rutin. Itulah penegasan Mabes Polri mengenai tujuan pesawat VIP milik Polri yang terpeleset saat hendak take off di Lapangan Udara Pondok Cabe, Tangerang. Pesawat tipe Beech Jet 400 XP milik Polri itu terpeleset saat hendak melakukan program latihan rutin untuk kawasan Jakarta dan sebagainya."Nggak benar kalau pesawat tersebut bertujuan ke Aceh," tegas Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2005). Awak yang berada di dalam pesawat saat terjerembab adalah pilot AKBP Situmorang, co-pilot AKP Troy, mekanik Brigadir Sumingan, dan pramugari Brigadir Dua Ira. Soenarko menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin (14/8/2005) pukul 06.00 WIB. Pesawat bergerak sekitar 600 meter dari titik awal. Pada 600 meter tersebut rem ban utama kanan ngeblok atau ngerem sendiri.Pilot langsung memberhentikan pesawat dan pesawat berhenti normal 800 meter dari titik awal. Ban belakang pesawat pecah dan langsung dilakukan evakuasi pukul 09.00 WIB dari landasan yang panjangnya 1.800 meter itu.Pesawat kini berada di hanggar untuk proses penelitian oleh mekanik Indo Pelita dan Mabes Polri. Tidak ada korban dalam insiden itu. Masih BaruBantahan serupa disampaikan Direktur Polisi Udara Badan Pembinaan Keamanan (Babinkam) Polri Brigjen Pol Valen Simatupang. Dia menegaskan, pesawat itu tidak hendak mengangkut pejabat Polri dan ke Aceh."Pesawat itu akan digunakan untuk latihan rutin untuk melatih kapten pilot baru," kata Valen dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Cirendeu Raya, Pondok Cabe, Tangerang, seperti dilaporkan reporter detikcom Fedhly Averouss Bey."Jadi tidak benar akan membawa Wakababinkam Polisi Udara Irjen Johni Yojana," ujar Valen.Valen mengungkapkan, Johni berada di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan setelah pesawat itu tergelincir. Tidak ada korban dalam kecelakaan ini.Valen mengungkapkan, pesawat itu sejatinya hendak latihan rutin dengan tujuan Medan. Tujuannya melatih co-pilot Iptu Troy menjadi kapten pilot pesawat VIP. Troy juga akan disekolahkan ke AS agar lebih lihai."Saat akan lepas landas, semua oke. Engine oke. Tapi saat peawat rolling menjelang take off, sekitar 400-600 meter, pesawat dirasakan melenceng. Mesin langsung dimatikan dan direm mendadak. Ternyata ban pesawat pecah dan roda patah," tutur Valen.Pesawat ini buatan tahun 2004 dari Hawkker, AS. Karena pesawat masih baru, jadinya evakuasi pun dilakukan hati-hati. Sebanyak 40 orang mengangkut pesawat itu dan menyimpannya ke hanggar.
(aan/)











































