Kapolsek Rangkasbitung AKP Entang menceritakan, perselisihan diawali karena keduanya tak mau mengalah persolan pembagian listrik. Keduanya kebetulan masih tinggal dalam satu bangunan yang hanya disekat.
Si istri, menurutnya ingin agar listrik menggunakan token dan si suami ingin menggunakan KWH listrik biasa. Dari situ, keduanya kemudian adu mulut dan terjadi pertengkaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, Entang mengatakan bagian leher dan tangan keduanya terbakar. Mereka kemudian dibawa untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Adjidarmo, Lebak.
Akibat perselisihan ini, polisi katanya tetap melakukan penyelidikan. Tapi, sampai sejauh ini menurutnya belum ada tersangka karena keduanya masih diperiksa secara medis.
"Tetap kita selidiki walaupun sepertinya dua-duanya salah. Coba dibayangin satu orang nyiram, posisi lagi mau nyalain rokok," ujarnya. (bri/asp)











































