Awalnya, Fraksi PKS mencuitkan pernyataan salah satu anggotanya, yaitu Aboe Bakar Alhabsyi. Anggota Komisi III DPR ini meminta Kapolri mengusut aksi represif polisi di Bengkulu dan Medan.
Akun Twitter Fraksi PKS menampilkan foto Aboe Bakar beserta pernyataannya. "Saya sangat menyayangkan jika aparat membubarkan aksi mahasiswa secara represif," demikian tulisan di gambar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Hat-trick Kemenangan Fahri Hamzah Atas PKS |
Namun ternyata ada typo di tweet Fraksi PKS. Seharusnya tertulis 'represif', justru kata 'representatif' yang tertulis.
"Saya sangat menyayangkan jika aparat membubarkan aksi mahasiswa secara representatif," tulis akun Twitter Fraksi PKS.
Saya sangat menyayangkan jika aparat membubarkan aksi mahasiswa secara representatif@aboebakar15 pic.twitter.com/nnPWjYjhuP
β Fraksi PKS DPR RI (@FPKSDPRRI) September 21, 2018
Tweet typo ini lalu dikomentari Fahri lewat Twitter. Dia membetulkannya.
"Represif kali?" cuit Fahri.
Koreksi Fahri ini lalu mendapat aneka komentar pengguna media sosial. Ada yang meminta kesalahan itu dimaklumi, ada juga yang berharap rujuk.
Represif kali? https://t.co/wUMrNWwNDX
β #KopiRevolusi (@Fahrihamzah) September 21, 2018
"Saking geramnya pd perlakuan represif aparat pd rakyat jd salah ketik pak... Wajarlah... π" tulis kuyupmenggigil.
"cieee akur cieee... bakalan rujuk prediksi gue nich..BWAHAHAHA," tulis antrikenduri.
Tonton juga 'Fahri Soal Lagu 'Potong Bebek Angsa' Fadli: Bagian dari Kreativitas':
(imk/tor)











































