"Ada yang datang mengklaim. Dia lihat di televisi, pelaku penyekapan dia kenal," kata Ketua TRC T2TP2A, Makmur saat berbincang dengan detikcom, Jumat (21/9/2018).
Menurut Makmur, perempuan ini berasal dari Kalimantan dan sempat bekerja selama 6 bulan lamanya dengan pelaku M. Dia mengklaim D (2,5) sebagai anak kandungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan ini pun kemudian sempat dipertemukan dengan AW (12) dan DF (6). Kedua anak ini juga mengaku kenal dengan perempuan itu. Namun, pihak T2TP2A tidak serta merta percaya dengan pengakuan perempuan itu dan diminta untuk melakukan tes DNA.
"Kemarin sudah dilakukan tes DNA semua. Kita tunggu hasilnya saja," ucapnya.
Saat dikonformasi terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan tes DNA terhadap pelaku M untuk mengkonfirmasi status ketiga anak itu.
"Tim ambil darahnya dari tersangka yang sementara kita tahan di sini dan dibawa untuk dites," ujarnya.
"Kalau sudah ada hasilnya nanti akan kita ketahui apakah berkesesuaian dengan keterangan yang diberikan tersangka atau tidak," sambungnya.
Simak Juga 'Bocah Korban Penyekapan di Makassar Akhirnya Bisa Sekolah Lagi':
(tfq/asp)











































