Ingin Milenial Melek Politik, DPR Gelar Parlemen Remaja 2018

Robi Setiawan - detikNews
Kamis, 20 Sep 2018 17:49 WIB
Foto: Dok DPR
Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap ke depannya parlemen banyak diisi oleh generasi muda. Oleh sebab itu diperlukan pendidikan politik secara dini kepada kaum milenial agar lebih memahami kinerja dewan.

Salah satu upaya yang dilakukan dalam pembekalan pendidikan politik kepada kaum milenial adalah melalui kegiatan Parlemen Remaja 2018, yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI.

"Di tangan generasi muda seperti kalianlah masa depan bangsa ini berada. Saya berharap semua yang mengikuti kegiatan Parlemen Remaja bisa benar-benar menjadi anggota DPR RI di masa mendatang. Pesan saya jika kalian terpilih sebagai anggota dewan, jangan suka membolos dan korupsi," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Kamis (20/9/2018).


Kegiatan Parlemen Remaja 2018 mengambil tema 'Pemuda di Persimpangan Teknologi Informasi', dengan tagline 'Remaja Cerdas Berteknologi'. Kegiatan yang diikuti oleh 124 siswa SMA/sederajat dari berbagai provinsi dan daerah pemilihan se-Indonesia ini juga menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara.

"Dalam kegiatan Parlemen Remaja tahun ini, peserta akan menjalani simulasi proses pembahasan revisi Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Mereka akan menggali tentang isu tersebut dan memperdebatkannya dalam sidang. Dengan demikian, mereka bisa mengetahui bagaimana proses pembahasan sebuah Undang-Undang dilakukan," jelasnya.

Selain menjalani simulasi sidang, politisi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa peserta Parlemen Remaja 2018 juga dibekali dengan berbagai materi kebangsaan dan kepemimpinan. Sehingga diharapkan bisa melahirkan generasi muda yang kuat rasa identitas kebangsaannya.

"Setelah selesai mengikuti kegiatan ini, kalian tidak boleh menjadi remaja yang biasa. Jangan ragu ikut organisasi, baik nanti di kampus maupun di organisasi kepemudaan. Timba ilmu sebanyak mungkin dari berbagai kegiatan. Dengan demikian network akan terbentuk, jiwa kepemimpinan akan semakin terasah," pesan Bamsoet.

Dirinya pun turut berbagi kiat sukses berkarir di dunia politik. Salah satunya dengan meningkatkan kesadaran dalam memanfaatkan teknologi informasi secara positif. Menurutnya, penguasaan teknologi informasi menjadi kunci untuk menguasai dunia yang saat ini berkembang dengan sangat pesat.

"Generasi muda jangan sibuk galau sehingga tertinggal jauh di belakang zaman. Dunia berkembang setiap detik, bahkan di saat kita sedang tertidur pulas. Kunci untuk menghadapinya adalah dengan menguasai teknologi informasi. Jika tidak, kalian hanya akan menjadi bayang-bayang zaman," katanya.


Lebih lanjut Bamsoet juga berharap para peserta Parlemen Remaja bisa menceritakan berbagai pengalaman yang didapat selama mengikuti kegiatan kepada keluarga, kawan, dan masyarakat umum. Tak kalah penting juga, para peserta bisa menyuarakan bagaimana parlemen bekerja untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Jadilah Duta Parlemen di daerah kalian masing-masing. Sehingga masyarakat bisa tercerahkan dan mengetahui bagaimana parlemen bekerja untuk kepentingan rakyat," pungkasnya. (ega/idr)