Kekerasan Masih Warnai Aceh

Jelang Perdamaian

Kekerasan Masih Warnai Aceh

- detikNews
Minggu, 14 Agu 2005 18:17 WIB
Jakarta - Menjelang penandatanganan kesepakatan damai antara pemerintah RI dan GAM, aksi kekerasan masih mewarnai Serambi Mekah. Akhir pekan ini, aksi brutal diperlihatkan anggota GAM yang membacok seorang anggota Marinir.Menurut Komandan Satgas Info Komando Operasi Pemulihan Keamanan TNI di Aceh Letkol CAJ Erie Soetikno dalam siaran persnya, Minggu (14/8/2005) aksi brutal anggota GAM ini terjadi di Pasar Pusong, Lhokseumawe pada Jumat (12/8/2005) lalu.Awalnya, aksi kekerasan ini terjadi ketika anggota marinir Kopral Dua Ignatius Arbeni pada pukul 09.20 Wib sedang melaksanakan kegiatan rutin belanja kebutuhan logistik. Saat itu ada seorang penjual kelapa yang memaksanya membeli. Merasa tidak membutuhkan kelapa, Ignatius Arbeni menolak membeli. Namun, tanpa sebab yang jelas secara tiba-tiba Ignatius dibacok dari belakang dengan sebuah parang. Selanjutnya pelaku diketahui bernama M Dahlan (26), anggota GAM.Korban yang tidak siap mendapat serangan tebasan parang tersebut melakukan perlawanan, meski akhirnya harus jatuh tersungkur ke tanah setelah mendapat empat luka bacok dan juga luka memar di muka akibat hantaman popor senjata yang direbut oleh Dahlan.Kejadian yang sempat membuat panik warga yang tengah berbelanja ke pasar itu diketahui oleh anggota TNI lainnya dari Yon Kav 7 yang juga sedang berbelanja. Akhirnya Dahlan terpaksa dilumpuhkan oleh anggota TNI, karena nekat ingin melarikan diri meski sudah mendapat tembakan peringatan.Dikatakan Dansatgas Info TNI Erie Soetiko, kejadian ini menunjukkan personel GAM khususnya yang di lapangan tidak memiliki itikad baik untuk mendukung pemerintah RI guna menciptakan perdamaian dan kedamaian di Aceh. (san/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads