DetikNews
Rabu 19 September 2018, 15:58 WIB

Dinas Update Dampak Gempa Lombok: 61 Ribuan Rumah Rusak

Harianto - detikNews
Dinas Update Dampak Gempa Lombok: 61 Ribuan Rumah Rusak Ilustrasi (dok.detikcom)
Mataram - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk Penanganan Bencana Gempa Bumi Kabupaten Lombok Barat merilis angka sementara hasil verifikasi rumah rusak. Kepala Dinas PUPR Lombok Barat, I Made Arthadana, menerangkan data sementara rumah rusak yang dirilis saat akhir masa tanggap darurat Agustus lalu telah terkoreksi.

"Malah bertambah, dari 57.614 rumah menjadi 61.652 rumah rusak. Itu pun pasti mengalami penambahan lagi, karena dua kecamatan belum selesai," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (19/9/2018).

Kecamatan yang belum tuntas diverifikasi, jelas Made, adalah Kecamatan Batulayar baru tuntas 83% lebih dan Kecamatan Lingsar baru tuntas 72% lebih.

Dari data yang dipampang oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mendampingi Lobar, per tanggal 22 Agustus 2018 lalu, 23.007 rumah rusak ringan, 14.820 rusak sedang, dan 19.787 rusak berat.

Setelah lebih dari sebulan diverifikasi oleh 309 orang verifikator, kondisinya mengalami perubahan sesuai dengan hasil temuan faktual di lapangan.

Perubahan terbesar ada pada jumlah rumah rusak ringan yang sebelumnya tercatat hanya 23.007, namun bertambah menjadi 37.487. Demikian juga dengan rusak sedang dari 14.356 rumah setelah diverifikasi berubah menjadi 11.356, dan rusak berat dari 19.787 menjadi 12.809 rumah.

Penambahan jumlah rumah rusak terjadi di Kecamatan Gunungsari, dari 15.696 rumah setelah diverifikasi bertambah signifikan menjadi 17.611 rumah. Demikian pula halnya di Kecamatan Narmada dari semula hanya 8.204 rumah bertambah menjadi 8.874.

Melihat kecenderungan tersebut, Made meyakini bahwa datanya akan mengalami perubahan lagi. Data di Posko Utama di Aula Kantor Camat Lingsar menyebutkan untuk Kecamatan Batulayar adalah sebanyak 10.009 rumah, namun selesai diverifikasi baru 8.332 atau 83% rumah saja.

Demikian pula dengan Kecamatan Lingsar dari 11.813 rumah yang didata hanya baru 8.520 rumah atau 72% lebih yang telah diverifikasi.

"Sekali lagi ada kecenderungan bertambah. Kita masih akan validasi lagi sampai tanggal 25 September nanti," kata Made.




Tonton juga 'Syahrini dan Para Artis Kumpulkan Miliaran Rupiah untuk Lombok':

[Gambas:Video 20detik]


(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed