Pihak Imigrasi Dicurigai Terlibat Pembunuhan Munir

Pihak Imigrasi Dicurigai Terlibat Pembunuhan Munir

- detikNews
Sabtu, 13 Agu 2005 21:20 WIB
Jakarta - Terkuaknya kasus pemalsuan passpor Erry Bunjamin yang bersamaan dengan pembunuhan Munir, menimbulkan sejumlah pertanyaan baru. LSM Imparsial menduga pihak Ditjen Imigrasi ikut terlibat dalam kematian aktivis HAM tersebut."Padahal ini adalah penerbangan internasional, kok bisa lolos dengan passpor bodong," kata Direktur Operasional Imparsial Rusdi Marpaung kepada wartawan, di Hotel Cemara, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2005).Imparsial meminta penyidik Mabes Polri menyelidiki motif dari pemalsuan passpor yang dilakukan Erry. "Selidiki dalam satu paket, tidak hanya menggunakan satu kacamata saja," tegasnya.Satu paket yang dimaksud Rusdi adalah dengan menyelidiki beberapa kejanggalan lain dalam kasus ini. Di antaranya, semua kamera yang mati di Bandara Soekarno Hatta dan adanya 35 kali kontak dari staf pesawat Garuda kepada BIN."Ini kan aneh, kenapa saat Munir terbang pengamanan negara menjadi lemah. Lihat mengapa itu terjadi," tukasnya.Erry disebut-sebut mengetahui kasus pembunuhan Munir, karena berada satu pesawat dengan Munir dalam penerbangan Jakarta-Singapura. Erry ditangkap Polri pada 11 Agustus 2005, karena melanggar pasal 263 jo 266 (1) tentang pemalsuan dokumen.Erry merupakan penumpang tambahan dalam business class pesawat Garuda GA 974 Jakarta-Singapura. Ia pun hanya memegang boarding pass. Nama Erry juga masuk dalam daftar rekomendasi Tim Pencari Fakta kasus Munir untuk diselidiki lebih jauh. (fab/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads