DetikNews
Selasa 18 September 2018, 13:37 WIB

PSI: PKS Angkat Sandi dari Santri Jadi Ulama dalam Sebulan, Geli

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
PSI: PKS Angkat Sandi dari Santri Jadi Ulama dalam Sebulan, Geli Guntur Romli (jaket hitam). (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyoroti pernyataan PKS soal Sandiaga Uno tergolong ulama. PSI menyindir PKS, yang disebut mengangkat Sandi dari santri jadi ulama hanya dalam rentang waktu sebulan lebih.

"Baru satu bulan lebih sedikit, PKS mengangkat Sandiaga Uno dari santri menjadi ulama," kata jubir PSI M Guntur Romli dalam keterangannya, Selasa (18/9/2018).

"Saat deklarasi Prabowo-Sandi 9 Agustus, Presiden PKS (Sohibul Iman) menyebut Sandiaga Uno santri post-Islamisme, kini tokoh PKS Hidayat Nur Wahid sudah mengangkat Sandiaga Uno jadi ulama," imbuh dia.


Guntur heran atas sikap PKS terkait Sandiaga Uno. Guntur sampai-sampai tergeli-geli.

"Ini menggelikan dan menyebalkan," kata Guntur, yang juga berlatar santri dan tokoh NU muda.

Guntur pun menyoroti respons netizen soal PKS yang menyebut Sandi termasuk ulama. Dia berbicara soal 'kardus'.

"Di media sosial banyak yang nanggapi, itu efek kardus emang dahsyat, nggak tahu apa maksudnya," sindir Guntur.


Selain itu, Guntur menyoroti Ijtimak Ulama II yang merevisi hasil rekomendasi jilid I yang mendesak Prabowo memilih cawapres dari kalangan ulama. Hal ini, menurutnya, menunjukkan koalisi Prabowo tidak mematuhi aspirasi ulama.

"Hasil Ijtimak Uama I kan jelas, minta Prabowo pilih cawapres mereka ulama, ternyata tidak dipatuhi, malah bikin Ijtimak Ulama II untuk merevisi. Ini kan mempermainkan ulama," jelas Guntur.

"Kalau mau cari ulama yang asli, ada di pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Kiai Ma'ruf ulama asli, Ketua Umum MUI (kini nonaktif) dan Rais Aam PBNU, juga didukung ulama betulan, bukan ulama jadi-jadian, contohnya seperti Yusuf Martak, pengusaha real estate dan jasa umrah tiba-tiba jadi ulama menjelang pilpres, ini lucu sekali," sebut Guntur Romli.

Sebelumnya, Hidayat Nur Wahid menjelaskan pengertian ulama. Dalam Alquran, istilah ulama disebutkan dalam Surat As-Syura dan Surat Al-Fatir.

"Kedua-duanya justru ulama itu tidak terkait dengan keahlian ilmu agama Islam. Satu tentang ilmu sejarah, yaitu dalam Surat As-Syuro dan Surat Al-Fatir itu justru science, scientist," kata Hidayat.

Dengan mengacu pada dua surat itu, menurut Hidayat, bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, juga seorang ulama. Keulamaan itu ditunjukkan Sandiaga dalam perilakunya.

"Menurut saya sih Pak Sandi itu ya ulama, dari kacamata tadi. Perilakunya, ya perilaku yang juga sangat ulama," kata Hidayat.

Perilaku Sandi yang dimaksud Hidayat seperti ulama ialah puasa Senin-Kamis, salat duha, salat malam, silaturahmi, menghormati orang-orang yang tua, berakhlak yang baik, dan berbisnis yang baik. Itu, kata dia, juga satu pendekatan yang 'sangat ulama'.




Tonton juga 'Antusiasme Emak-emak Pedagang Pasar Palembang Didatangi Sandi':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed