DetikNews
Senin 17 September 2018, 19:30 WIB

Singgung Pelemahan Rupiah, SBY Cerita Menyelamatkan Perekonomian

Noval Dhwinuari Antony, Zunita Putri - detikNews
Singgung Pelemahan Rupiah, SBY Cerita Menyelamatkan Perekonomian Foto: Ketum Partai Demokrat SBY. (Noval Dwinuari Antony/ detikcom).
Jakarta - Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbicara soal pelemahan nilai Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. SBY menyebut pernah menghadapi kasus serupa di tahun 2008 saat menjabat sebagai presiden ke-6.

"Di bidang ekonomi, saat ini kita menghadapi pelemahan rupiah yang tajam serta kenaikan harga minyak dunia. Sebagian pihak mengatakan bahwa faktor eksternal inilah yang menjadi biang keladi melemahnya ekonomi kita," kata SBY di acara HUT ke-17 PD di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).

"Namun, sebenarnya, faktor eksternal yang berdampak pada ekonomi kita bukanlah hal yang baru bagi Indonesia. Selama 10 tahun memimpin, saya juga kerap menghadapi tekanan ekonomi yang disebabkan oleh faktor-faktor eksternal. Tahun 2005, tahun 2008 dan tahun 2013, kita menghadapi meroketnya harga minyak dunia. Tahun 2008-2009, kita menghadapi krisis perekonomian global," imbuhnya.


Keputusan non-populis pun kala itu diambil oleh SBY. Salah satunya adalah menaikkan harga bahan bakar minyak.

"Bagi seorang presiden, ini juga mendatangkan resiko tersendiri, seperti yang saya alami ketika harus menaikkan harga BBM pada tahun 2008, beberapa bulan sebelum Pemilihan Presiden dilaksanakan. Alhamdulillah, setelah kebijakan menaikkan harga BBM diambil, ekonomi kita selamat. Jadi, sebesar apapun faktor eksternal, selalu ada solusinya," ujar SBY.

SBY pun menceritakan pengalamannya keluar dari krisis ekonomi tahun 2008. Ada kecemasan nasib Indonesia sama seperti krisis moneter 1998. Namun akhirnya, Indonesia berhasil keluar dari krisis itu.


"Demikian juga ketika Indonesia mendapatkan pukulan dan tekanan dari krisis ekonomi global 2008. Saat itu, kita takut kalau nasib Indonesia sama dengan krisis yang terjadi 10 tahun sebelumnya. Tanda-tanda kepanikan juga sudah muncul," bebernya.

"Namun, karena antisipasi yang cepat dan tepat, serta kebersamaan seluruh elemen bangsa untuk mengatasi krisis itu, Alhamdulillah, ekonomi kita selamat. Saya mengatakan bahwa faktor kepemimpinan, manajemen krisis dan kebersamaan kita juga merupakan kunci keberhasilan," tambah SBY.


(dkp/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed