detikNews
Senin 17 September 2018, 15:37 WIB

Di Untirta, Ma'ruf Amin Cerita soal Hijrah Jadi Cawapres

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Di Untirta, Maruf Amin Cerita soal Hijrah Jadi Cawapres Ma'ruf Amin di Dies Natalies Untirta, Serang, Banten, Senin (17/9/2018) Foto: Bahtiar Rifai-detikcom
Serang - Di hadapan mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Ma'ruf Amin bicara soal hijrah dirinya menjadi cawapres mendampingi Jokowi. Ma'ruf menyebut seorang kiai bisa hijrah menjadi calon wakil presiden.

"Saya hari ini hadir insyaallah saya sudah menuju hijrah. Hijrah dari kiprah saya melalui jalur struktural yaitu sebagai ketua umum MUI dan Rais Aam PBNU, saya akan menuju jalur hijrah berkiprah di jalur struktural. Karena saya sekarang itu diajak Pak Jokowi untuk menjadi calon wakil presiden," kata Ma'ruf Amin dalam Dies Natalis Untirta dan ceramah Tahun Baru Islam di Serang, Banten, Senin (17/9/2018).

Ma'ruf mengaku sebagai orang Banten pertama yang dipilih sebagai calon wakil presiden. Dia berharap, pemuda-pemuda dari Banten nantinya juga bisa terlibat dalam kontestasi politik.





"Kalau kali ini saya datang sebagai calon wakil presiden, nanti saya datang lagi ke Untirta sebagai wakil presiden bukan calon lagi. Oleh karena itu mohon doa restunya," sambungnya.

Selain itu, Ma'ruf juga mengatakan dia akan melakukan penguatan terhadap pembangunan nasional Indonesia. Dia menyebutnya hijrah ekonomi menjadi arus baru.

"Saya sampaikan sebagai semangat hijrat, arus baru ekonomi Indonesia. Kenapa? Karena arus lama pembangunannya melahirkan konglomerat dengan menggunakan teori trickle down effect, ernyata tidak netes ke bawah," katanya.

Arus baru ini menurut Ma'ruf membalik hal tersebut. Ekonomi harus berdasarkan Pancasila dan arus baru itu adalah ekonomi kerakyatan dan keummatan.
(bri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com