Melihat Lagi Ucapan Yasonna soal Sel Novanto: Tak Mungkin Ada Lagi

Niken Purnamasari - detikNews
Senin, 17 Sep 2018 12:27 WIB
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Kecurigaan soal sel mewah napi korupsi Setya Novanto sudah ada sejak sidak Ditjen PAS sekitar dua bulan lalu. Kala itu, Menkum HAM Yasonna Laoly mengatakan hal tersebut sebagai tamparan dan berjanji tidak akan terulang lagi.

Pernyataan itu diucapkan Yasonna saat tayangan Mata Najwa pada Rabu (25/7/2018). Presenter Najwa Shihab menayangkan video sidaknya ke sejumlah sel napi di Lapas Sukamiskin. Salah satunya yang jadi sorotan yakni sel Novanto dan Nazaruddin.



Najwa menyampaikan kepada Yasonna banyak keganjilan yang dia temukan saat sidak ke sel Novanto. Mulai dari stiker nama yang dipasang di daftar penghuni lapas hingga isi kamar Novanto yang mencurigakan.

"Ada beberapa hal yang membuat kami curiga. Jadi kita lihat list penghuni lapas. Stiker Pak Novanto masi baru dan beda sendiri. Informasi orang dalam, bukan hanya satu tapi dua orang, itu bukan sel asli Setya Novanto. Sel aslinya ada di nomor 3 blok timur," kata Najwa sambil menampilkan cuplikan tayangan daftar penghuni sel, dilihat detikcom Senin (17/9/2018).

"Sel nomor 1 adalah sel Bung Karno. Sel 2 dan 3 itu tidak ada namanya. Informasi yang saya terima itu dibongkar jadi satu sel yang besar. Sel yang dihuni Setya Novanto. Sering mobil datang membawa barang-barang untuk perlengkapan sel itu," lanjut Najwa.

Merespons hasil penelusuran Najwa, Yasonna mengatakan saat itu sel yang ditempati Novanto memang mencurigakan. Dia berjanji akan melakukan pembenahan di sel dan mengangkat seluruh fasiliitas yang seharusnya tidak ada di sel napi. Jelang akhir segmen, Yasonna mengonfirmasi bahwa sel itu memang bukanlah sel asli Novanto.



"Mencurigakan sudah pasti mencurigakan. Ini tamparan, seluruh ruangan hari Minggu (29/7) dibenahi dan diangkat fasilitas dari sana. Dan tidak mungkin lagi ada kejadian seperti itu. Jadi satu orang satu sel, tidak ada ruang kerja dan diterapkan itu," ucap Yasonna.

Selang dua bulan kemudian, sidak kembali dilakukan. Kali ini Ombudsman yang dipimpin oleh Ninik Rahayu melakukan sidak pada Kamis (13/9) malam. Hasilnya ditemukan ukuran sel Novanto yang dua kali lebih besar dibanding napi lainnya. Selain itu ada kloset duduk di dalamnya.



"Ada kamar yang lebih luas. Itu dihuni oleh Pak Setya Novanto, memang lebih luas. Kalau ditanya ukuran bingung, pokoknya dua kali lipat," ucap Ninik di kantor Kemenkum HAM Kanwil Jawa Barat, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (14/9/2018).

"Fasilitas televisi enggak ada. Hanya ukuran kamar saja. Kalau klosetnya yang duduk dong," kata Ninik.

(nkn/tor)