ADVERTISEMENT

Drama Sel Palsu Novanto yang Terungkap

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 17 Sep 2018 09:07 WIB
Sel Setya Novanto di Lapas Sukamiskin (istimewa)
Jakarta - Drama sel palsu terpidana korupsi e-KTP Setya Novanto terungkap. Hal ini tak lepas dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen beberapa waktu lalu. Bagaimana ceritanya?

Wahid terkena OTT KPK pada Sabtu (21/7) dini hari. Dia kemudian dibawa ke Jakarta oleh KPK dan ditetapkan sebagai tersangka bersama 3 orang lainnya setelah diperiksa secara intensif.

Para tersangka yang diduga sebagai penerima suap itu adalah Wahid Husein, Kepala Lapas Sukamiskin saat itu, dan Hendry Saputra, staf Wahid. Sedangkan tersangka yang diduga sebagai pemberi adalah Fahmi Darmawansyah, napi korupsi, dan Andi Rahmat, narapidana kasus pidana umum yang juga tahanan pendamping Fahmi.


Wahid diduga menerima suap dari Fahmi terkait penambahan fasilitas di dalam sel. Saat OTT itu pula, KPK menemukan sel dengan fasilitas mewah, seperti AC dan lemari es.

Sel Novanto saat sidak Kemenkum HAM yang tayang Mata NajwaSel Novanto saat sidak Kemenkum HAM yang tayang di Mata Najwa. (Foto: Dok. Mata Najwa-Trans7-Narasi)
Setelah heboh OTT KPK dan penemuan fasilitas mewah dalam sel di Lapas Sukamiskin, Ditjen Pemasyarakatan (Pas) Kemenkum HAM melakukan sidak ke Sukamiskin. Sidak itu diikuti tim Mata Najwa, yang kemudian menayangkan hasil kunjungannya ke Lapas Sukamiskin.

Dalam acara Mata Najwa, yang dihadiri Menkum HAM Yasonna Laoly, Najwa menyebut menemukan kejanggalan saat mendatangi sel nomor 29 Blok Timur yang ditempati Novanto. Begitu masuk ke sel Novanto, terlihat kamar yang begitu ditata rapi, kecil, dan terkesan sederhana.

Tapi ada beberapa hal yang dicurigai. Salah satunya papan nama di pintu yang terkesan baru dipasang. Barang-barang yang berada di dalam sel Novanto juga tidak mencerminkan pribadi mantan Ketua DPR itu. Ada sejumlah parfum perempuan hingga cat rambut yang berharga murah.


Selain sel Novanto, sel M Nazaruddin dicurigai palsu. Yasonna kemudian menyebut sel Novanto dan Nazaruddin palsu.

"Itu bukan sel Nazaruddin dan sel Setya Novanto," kata Yasonna.

Sel asli Novanto tetap misterius sampai akhirnya Ombudsman melakukan sidak dan 'membongkar' kamar Novanto yang sebenarnya.

Dua bulan berlalu setelah peristiwa OTT KPK, Ombudsman melakukan sidak di Lapas Sukamiskin pada Kamis (13/9) lalu. Hasil sidak mengungkap kamar sel Novanto terbilang mewah serta lebih besar dan bagus dari sel lainnya.

Di dalamnya ada kasur dan seprai berwarna putih serta exhaust fan. Ada pula rak buku hingga meja kerja lengkap dengan kursinya. Di kamar mandinya pun tersedia kloset duduk.

Sel Setya Novanto hasil sidak OmbudsmanSel Setya Novanto hasil sidak Ombudsman di Lapas Sukamiskin. (istimewa)
"Kamarnya mereka memang nggak digembok. Jadi yang digembok hanya selasarnya. Lalu Mereka bebas di selasar sampai malam. Saya kan pulang kira-kira jam 23.00 WIB itu, mereka (napi) masih di selasar," kata anggota Ombudsman Ninik Rahayu saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (15/9).

Ninik mengaku tidak tahu pasti ukuran kamar sel Novanto. Namun, menurutnya, luasnya dua kali lebih besar dari sel lainnya. Ninik menyatakan kamar sel yang mirip-mirip sel Novanto adalah sel milik napi korupsi yang juga mantan Kakorlantas Polri, Djoko Susilo.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkum HAM Aidir Amin Daud mengatakan ukuran sel yang besar dan kecil disebut sebagai peninggalan sejarah. Dia tak bisa mengubah bentuk bangunan karena Lapas Sukamiskin adalah salah satu warisan sejarah.




Tonton juga 'Membandingkan Sel Asli dan Sel Palsu Setya Novanto':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT