Geledah Kantor, Polisi Angkut Komputer dan 4 Karyawan IMGI
Jumat, 12 Agu 2005 23:59 WIB
Jakarta - Kerja polisi dalam mengusut kasus obral gelar sarjana bisa terbilang cepat. Setelah menahan sejumlah orang, polisi menggerebek kantor Institut Manajemen Global Indonesia (IMGI).Dalam penggeledahaan di lantai 2 ruang 203 Gedung Aspac, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (12/8/2005), petugas mengangkut sejumlah perangkat komputer. Selain itu, 4 karyawan IMGI digelandang ke kantor polisi. "Tidak ada keributan sama sekali, hanya orang yang ada didalam disuruh keluar," kata saksi mata, Bima, kepada detikcom di lokasi kejadian, Jumat (12/8/05). Mereka yang dibawa ke markas polisi antara lain Agus (30), Acong (30) dan Aris (22). Di Gedung Aspac ini, IMGI diketahui sebagai tempat pendidikan. "Saya sering melihat foto-foto wisuda dijejerkan di koridor lantai 2 dan itu biasanya dilakukan sebulan dua kali," ujar Taufik, office boy Oman Air, perusahaan di samping kantor IMGI. Ia bercerita atasannya bernama Faisal sempat mengeluh kepada pengelola gedung. Sebab, barisan foto yang dipajang menghalangi jalan.IMGI diduga merupakan lembaga pendidikan palsu. Mereka diketahui mengobral gelar S1, S2, dan S3 secara ilegal. Saat ini polisi telah menahan Presiden Direktur IMGI Luke Corney, Mardiana (Direktur Utama), Harries Roberts (Direktur Program), Udin Arsyad (Kepala Cabang Pemasaran), Lilik Purwati (Staf), Sri Purnomosari, Agus Susanto, Listi Ambar Purnomo, dan Bachrum.
(ton/)











































