Tertangkap Berjudi, Ketua DPRD Sukoharjo Coba Suap Polisi

Tertangkap Berjudi, Ketua DPRD Sukoharjo Coba Suap Polisi

- detikNews
Jumat, 12 Agu 2005 19:35 WIB
Solo - Polisi mengaku sempat dicoba disuap oleh Ketua DPRD Sukoharjo dan sembilan kawannya yang tertangkap sedang berjudi di Hotel Indah Palace, Solo. Menurut polisi, uang sogok yang ditawarkan itu Rp 50 juta. Pengakuan ini disampaikan Kapolsek Serengan, Solo, Iptu Syahruddin, yang memimpin operasi penangkapan, kepada wartawan, Jumat (12/8/2005). "Mereka menawari kami uang Rp 50 juta dan seketika itu kami tolak dan kami bawa mereka ke Polresta," ujarnya. Seperti diberitakan, polisi Solo menangkap Ketua DPRD Sukoharjo Wardoyo, Ketua DPC PDIP Sukoharjo Parjino, seorang anggota polisi Sukoharjo dan tujuh orang lainnya di Hotel Indah Palace di Jalan Veteran Solo, Jumat (12/8/2005) dini hari. Dari kesepuluh orang itu empat di antaranya yaitu Wardoyo, Parjino, Nurjayanto dan Suranto adalah anggota DPRD Sukoharjo dari F-PDIP (bukan lima seperti berita sebelumnya). Seorang lainnya Abrip Mulyadi adalah anggota Polsek Mojolaban, Sukoharjo, sedangkan selebihnya adalah kader PDIP Sukoharjo.Menurut penuturan seorang karyawan Hotel Indah Palace, kesepuluh orang itu chek in Kamis Sore atas nama Nurjayanto. Mereka hanya menggunakan satu kamar yaitu kamar 210. Namun karyawan yang tidak bersedia disebut namanya itu tidak berani memastikan apakah mereka memang sering datang ke hotelnya."Saya tidak hafal satu persatu. Ada beberapa dari mereka memang saya cukup hafal wajahnya, tetapi kalau datang teman yang diajak tidak pasti dengan kemarin. Saya juga tidak tahu kegiatan mereka," ujar karyawati hotel tersebut.Sumber di Polresta Solo menyatakan, aktivitas orang-orang tersebut sebenarnya sudah diamati selama tiga bulan terakhir. Karena itu, begitu berhasil ditangkap, mereka langsung mendapat pemeriksaan intensif, termasuk menjalani tes urine.Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Solo, Hadi Rudyatmo, menegaskan pihaknya sama sekali tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang dijalankan oleh polisi terhadap koleganya di partai tersebut."Sama sekali kami tidak akan ikut campur. Silakan polisi meneruskan penyidikannya. Hal serupa juga kami lakukan ketika polisi Solo menangkap Nur Sanyoto (anggota DPRD Karanganyar yang juga fungsionaris DPC PDIP Karanganyar) beberapa pekan lalu. Hukum harus ditegakkan terhadap siapa pun," ujar Rudy yang juga wakil walikota Solo tersebut. (asy/)


Berita Terkait