Sel Novanto Mewah, Masinton: Sukamiskin Era Belanda Berstandar Eropa

Niken Purnamasari - detikNews
Sabtu, 15 Sep 2018 15:25 WIB
Sel Setya Novanto di Lapas Sukamiskin (istimewa)
Jakarta -

Sel napi korupsi Setya Novanto memiliki ukuran yang lebih luas dibanding sel lain di Lapas Sukamiskin. Melihat kondisi itu, anggota DPR Komisi III, Masinton Pasaribu, membandingkan kondisi sel di Lapas Sukamiskin saat ini dengan zaman penjajahan Belanda.

Kata Masinton, Lapas Sukamiskin di era Belanda memiliki standar layaknya lapas di Eropa. Lapas juga dibangun dengan rancangan terbaik, begitu pun fasilitas yang manusiawi bagi narapidana.

"Sukamiskin ini kan lapas yang khusus narapidana korupsi. Nah itu dibangun zaman Belanda. Pada masa Belanda, Lapas Sukamiskin adalah lapas yang standar Eropa. Kalau kita lihat, desainnya Lapas Sukamiskin sangat bagus. Harusnya itu diperbaiki, standar kamar atau segala macam. Baik ukurannya, fasilitas di dalamnya apa," kata Masinton kepada detikcom, Sabtu (15/9/2018).



Masinton membandingkan kondisi sel di Lapas Sukamiskin saat ini. Menurutnya, perlu ada pembenahan bagi sel-sel di lapas yang sudah berusia tua itu. Politikus PDIP ini pun menyoroti sejumlah fasilitas di dalam sel.

"Lapas Sukamiskin untuk kasus korupsi harus ada pembenahan di dalamnya. Kamarnya itu standarnya seperti apa. Itu kan napi khusus korupsi ya kan juga harus dipertimbangkan fasilitas. Kalau saya melihat itu Belanda saja dulu membangunnya itu dengan desain yang sangat manusiawi, dulu belum ada teknologi toilet duduk. Tapi di dalam sel itu dibikinin toilet jongkok, biasanya kalo toilet itu per blok zaman dulu. Ditaruh di kamar. Dinding-dindingnya banyak yang sekarang sudah temboknya itu pasir-pasirnya pada jatuh," ujarnya.



Rencananya, Komisi III DPR akan memanggil Dirjen Pas Kemenkum HAM Sri Puguh Utami terkait temuan sel mewah Novanto dari sidak Ombudsman. Hasilnya akan dikaji dan dibandingkan dengan temuan yang dilakukan Komisi III ke Sukamiskin beberapa waktu lalu.

"Kami nanti akan memanggil (Dirjen Pas). Kami akan menyinkronkan temuan Ombudsman dengan temuan kami ketika melakukan kunjungan ke Sukamiskin minggu lalu. Kalau Dirjen Pas-nya begini, perlu dipertimbangkan anggaran untuk direktorat pengadaan fasilitas segala macam itu hampir Rp 1 triliun di luar bahan makanan," kata Masinton.





Tonton juga 'Novanto Tempati Sel Palsu, Masinton: Bongkar Lapas!':

[Gambas:Video 20detik]

(nkn/elz)