Sel Novanto Mewah di Sukamiskin, Masinton: Dirjen Pas Pembohong!

Niken Purnamasari - detikNews
Sabtu, 15 Sep 2018 14:45 WIB
Masinton Pasaribu (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu menuduh Dirjen Pas Kemenkum HAM Sri Puguh Utami sebagai pembohong. Hal itu sebagai reaksi atas adanya temuan sidak kamar sel napi korupsi Setya Novanto yang lebih besar dibanding sel napi lainnya.

"Dirjen Pemasyarakatan pembohong. Dia itu berkali-kali ngomong akan pembenahan di berbagai lapas, baik yang berkaitan dengan napi yang kejahatan korupsi, narkoba, maupun teroris. Berkaitan dengan Lapas Sukamiskin, dia menyampaikan akan melakukan perbaikan segala macam. Ketika kami, Komisi III DPR, mendatangi itu (Lapas Sukamiskin), beliau juga menyampaikan hal yang sama. Tapi kan ini hal yang sama terulang. Nggak ada pembenahan," ujar Masinton kepada detikcom, Sabtu (15/9/2018).



Masinton menyebut belum ada pembenahan yang dilakukan, khususnya sel di lapas khusus bagi para napi korupsi. Melihat kondisi itu, kata Masinton, anggaran untuk Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM juga perlu dipertimbangkan lagi. Apalagi salah satu anggaran pengadaan fasilitas mencapai Rp 1 triliun.

"Kalau Dirjen Pas-nya begini perlu dipertimbangkan anggaran untuk direktorat pengadaan fasilitas segala macam itu hampir Rp 1 triliun di luar bahan makanan. Menurut saya, layak di-pending. Ini kan belum pengesahan anggaran, khusus untuk Dirjen Pas lebih layak di-pending. Itu anggaran di luar bahan makanan pengadaannya hampir Rp 1 T, Rp 700 miliar lebih, tapi cara kerja begini kan nggak layak dikasih fasilitas anggaran di luar kebutuhan pokok narapidana," kata Masinton.

Selain itu, Masinton menduga adanya pembiaran yang dilakukan oleh Dirjen Pas terhadap hal-hal yang melanggar aturan di dalam lapas. Hal itulah yang menjadikan adanya praktik-praktik transaksional di lapas.

"Itu kan harusnya dari berkali-kali keganjilan-keganjilan di dalam Lapas Sukamiskin tugas Dirjen Pas melakukan supervisi khusus ke situ. Dia nggak boleh di belakang meja menerima laporan. Dia tahu dan membiarkan. Ada pembiaran. Bohong kalau dia nggak tahu," ujarnya.



Sidak di sel Novanto dipimpin anggota Ombudsman Ninik Rahayu pada Kamis (13/9) malam. Ninik didampingi kepala perwakilan dan 11 asisten dari Ombudsman. Kamar Setnov sendiri tampak luas dengan kasur dan selimut. Ada meja dan rak buku di kamar tersebut. Novanto dan Nazaruddin tampak tertawa di foto tersebut saat disidak Ombudsman.

Nanik mengatakan kamar yang dihuni Setnov itu memang lebih luas daripada kamar di sel lain. Dia tidak tahu ukuran pastinya, tapi menurutnya dua kali lebih besar daripada sel lainnya.



"Ada kamar yang lebih luas. Itu dihuni oleh Pak Setya Novanto, memang lebih luas, pokoknya dua kali lipat," ucap Ninik di kantor Kemenkum HAM Kanwil Jawa Barat, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (14/9).

Dirjen Pas Sri Puguh sudah dihubungi detikcom terkait hal tersebut tapi belum merespons.




Tonton juga 'Diminta ICW Mundur, Dirjen PAS Cuma Umbar Senyum':


(nkn/elz)