Sebuah Sekolah di Bali Tolak Bantuan Operasional
Jumat, 12 Agu 2005 15:37 WIB
Denpasar - Bantuan pemerintah dalam dunia pendidikan sangat dinanti para guru. Tetapi, salah satu sekolah swasta di Bali menolak menerima kucuran dana Batuan Operasional Sekolah (BOS).Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ita Kusuma Wardani usai acara pembagian Bantuan Bidang Pendidikan di Kantor Gubernur Bali, jalan Basuki Rahmat, Denpasar, Jumat (12/8/2005).Sekolah yang menolak kucuran BOS itu adalah Taman Raya Ghandi School. Mereka menolak BOS mulai dari tingkat SD, SLTP dan SMU. Saat ini, sekolah tersebut masih menjadi satu-satunya sekolah yang menolak BOS.Wardani mengatakan, sekolah tersebut menolak BOS dengan alasan biaya pendidikan telah terpenuhi dari iuran siswanya."BOS untuk sekolah tersebut akan subsidikan ke sekolah-sekolah yang dianggap kurang mampu," katanya.Bali mendapatkan jatah BOS sebesar RP 66 miliar. Sekolah yang menerima BOS adalah, 2431 SD untuk 376.203 siswa sebesar Rp 44 miliar dan 1330 SLTP untuk 137.378 siswa sebesar 22 miliar. Sementara SMU mendapat kucuran Bantuan Khusus Murid sebesar Rp 1,17 miliar untuk 2.996 SMU.
(nrl/)











































