DetikNews
Jumat 14 September 2018, 18:16 WIB

Kemenkeu Tolak Teken Kontrak Tuntutan, Massa BEM SI Bertahan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kemenkeu Tolak Teken Kontrak Tuntutan, Massa BEM SI Bertahan Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek dan Banten masih bertahan di depan Kantor Kemenkeu. (Azizah/detikcom)
Jakarta - Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek dan Banten masih bertahan di depan kantor Kemenkeu. Hal ini setelah perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menerima mahasiswa menolak menandatangani kontrak tuntutan mahasiswa yang melakukan aksi Bela Rupiah.

Pantauan detikcom di depan kantor Kemenkeu, Jalan Dr Wahidin, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018), Kasubag Hubungan Kelembagaan Masyarakat dalam Biro Komunikasi Kemenkeu, Hadi Siswanto, sebelumnya menemui massa aksi. Hadi berjanji menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada pimpinan di Kemenkeu.

"Kami mengapresiasi adanya aksi ini dan kami akan menampung seluruh aspirasi mahasiswa dan kami akan sampaikan kepada pimpinan," ujar Hadi kepada mahasiswa.

Mahasiswa pun meminta perwakilan Kemenkeu menandatangani kontrak yang berisi 7 poin tuntutan mahasiswa. Namun hal tersebut ditolak perwakilan Kemenkeu karena mereka bukan pimpinan Kemenkeu.


Mahasiswa pun memilih tetap bertahan. Aksi saling dorong dengan mahasiswa sempat terjadi hingga membuat pintu gerbang Kemenkeu rusak.

Massa meminta diizinkan masuk ke lingkungan kantor Kemenkeu untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. Namun hal itu ditolak polisi karena rawan kerusuhan.

"Pak, izinkan kami dengan damai, saya jaminannya," teriak salah seorang orator.

Kemenkeu Tolak Teken Kontrak Tuntutan, Massa BEM SI BertahanMassa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek dan Banten masih bertahan di depan Kantor Kemenkeu. (Azizah/detikcom)

Hingga pukul 17.48 WIB, aksi masih terus berlangsung. Massa mahasiswa dari laki-laki merapatkan barisan di depan gerbang kantor Kemenkeu. Sedangkan massa perempuan tampak sudah membubarkan diri.

Lalu lintas di depan kantor Kemenkeu juga terpantau masih macet, meski sedikit terurai karena mahasiswa sudah membuka setengah badan jalan.
(nvl/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed