Pemerintah Belum Rencanakan Beri Rumah untuk Eks GAM

Pemerintah Belum Rencanakan Beri Rumah untuk Eks GAM

- detikNews
Jumat, 12 Agu 2005 15:16 WIB
Jakarta - Setelah sebelumnya pemerintah berniat memberi kompensasi berupa tanah dan pekerjaan kepada para mantan anggota GAM, kini muncul isu baru. Isinya, pemerintah akan menyediakan perumahan khusus bagi para mantan anggota kelompok separatis itu. Namun isu tersebut buru-buru dibantah oleh Meneg Perumahan Rakyat (Menpera) Yusuf Ashari. Menurutnya, pemerintah saat ini masih terpusat untuk membangun rumah pascatsunami di Aceh. "Kalau ada komplek-komplek bagi GAM saya kira lebih mudah terjadi friksi. Jadi sebaiknya berbaur saja dengan masyarakat," katanya usai diterima Presiden SBY di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jum'at (12/8/2005).Menurut Ashari, penempatan bagi para mantan anggota GAM di masyarakat akan diatur oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonsiliasi (BRR) Aceh dan Sumut. "Kementerian Menpera tak terlibat untuk itu,kita hanya menangani perumahan bagi korban tsunami di Aceh," katanya.Mengenai kedatangannya untuk menemui Presiden SBY, Ashari mengatakan dirinya melaporkan tentang usaha pembangunan rumah di Aceh yang hampir selesai. "Dua hari lalu saat di Aceh saya meresmikan 401 rumah sumbangan dari PT Total Indonesia, kemudian 68 unit rumah yang dibangun Perumnas di Sabang dan 15 dari 500 rumah adat Aceh yang akan dibangun," ceritanya. (ahm/)


Berita Terkait