Permadi: Kompensasi Buat GAM Bikin Iri Pro-RI di Aceh
Jumat, 12 Agu 2005 10:53 WIB
Jakarta - Pemberian kompensasi berupa tanah dan pekerjaan bagi mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menuai kritik. Integration fund ini dinilai akan menyulut rasa iri rakyat Aceh yang pro-RI."Ini membahayakan RI dan rakyat yang pro-Republik, karena yang pro tidak dapat apa-apa. Sedangkan yang berontak, dapat fasilitas yang luar biasa, mendapat dana triliunan, sawah, hutan. Hanya untuk 2.000 orang saja," urai Permadi.Hal ini disampaikan anggota Komisi I dari F-PDIP, Permadi, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/8/2005).Selain itu, menurut dia, keputusan ini menyakitkan rakyat Aceh yang terkena tsunami yang tidak mendapat kompensasi apa-apa secara personal."Ini menunjukkan SBY di bawah pengaruh Kalla. SBY terlalu percaya Kalla dan membiarkan manuver Kalla. Ini tidak bisa diterima. Fraksi-fraksi akan kecewa karena telah memberikan dukungan untuk tanda tangani MoU tetapi tidak mengetahui agenda yang terselubung," papar Permadi.Pria yang dikenal juga sebagai paranormal ini juga mempertanyakan asal dana kompensasi bagi mantan GAM. "Dananya dari mana, utang atau pernyataan politik lain. Ini kan mencurigakan," ujarnya.Seperti diketahui, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah telah menyiapkan kompensasi berupa tanah dan pekerjaan bagi anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Integration fund wajar diberikan untuk semua masyarakat yang berintegrasi (ke NKRI) dalam bentuk kehidupan di bidang pertanian.Menurut Kalla, Pemprov NAD sudah menyiapkan beberapa puluh ribu lahan untuk para anggota GAM yang insyaf dan kembali ke NKRI.
(aan/)











































