DetikNews
Rabu 12 September 2018, 20:15 WIB

PAN Baru Dengar soal Strategi 55 Koalisi Prabowo-Sandiaga

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
PAN Baru Dengar soal Strategi 55 Koalisi Prabowo-Sandiaga Saleh P Daulay (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Wasekjen Partai Demokrat mengungkap soal Strategi 55 koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. PAN mengaku tak pernah mendengar soal strategi itu.

"Jujur saja, saya baru dengar istilah Strategi 55 tersebut," ujar Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay kepada detikcom, Rabu (12/9/2018).





Menurut Saleh, pernyataan yang disampaikan Andi hanya merupakan harapan Partai Demokrat. Dia meminta hal itu disampaikan dalam rapat koalisi.

"Bisa saja itu usulan dan harapan Partai Demokrat. Silakan disampaikan di forum lintas partai koalisi," katanya.





Saleh juga menepis target 8 persen untuk partainya yang disampaikan Andi. Andi sebelumnya menjelaskan Strategi 55 yang dimaksud adalah sukses pilpres dengan suara dukungan hasil pemilu diharapkan Gerindra 25%, Demokrat 15%, PAN 8%, dan PKS 7%.

"Target PAN pada pemilu yang akan datang adalah dua digit. Kalau 8 persen, target itu tidak jauh berbeda dengan pemilu yang lalu. Tentu pemilu kali ini kami ingin menang lebih banyak," tutur Saleh.

Saleh mengungkapkan, pada Pemilu 2019, partainya menargetkan perolehan suara dua digit. Mengingat, kiprah partainya dalam periode lima tahun ini.

"Bagaimana keberpihakan kami pada umat, bumiputra, dan rakyat sangat jelas. Harapan kami, itu tetap diingat masyarakat hingga pemilu nanti," katanya.

"Untuk merealisasikan target itu, PAN telah menetapkan sejumlah strategi pemenangan. Termasuk mencalonkan caleg-caleg yang dinilai akan menang di dalam pileg. Soal pemenangan ini, kami sangat hati-hati dan sangat bersungguh-sungguh," sambung Saleh.

Saleh berharap target perolehan suara pada Pemilu 2019 nanti tak seperti yang disampaikan Andi. Dia ingin koalisi Prabowo-Sandiaga dapat memperoleh suara di atas 10 persen.

"Kami juga berharap bahwa semua partai koalisi Prabowo-Sandi dapat menaikkan suara pada pileg nanti. Itu sangat penting agar koalisi ini nanti kuat di parlemen dalam menjaga kepentingan umat, bumiputra, dan rakyat banyak," kata Saleh.

Bakal capres Prabowo Subianto akan bertemu dengan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam ini. Wasekjen PD Andi Arief mengatakan mereka akan membahas Strategi 55.

"Sukses pilpres dengan suara dukungan hasil pemilu diharapkan Gerindra 25%, Demokrat 15%, PAN 8%, dan PKS 7%," beber Andi Arief soal maksud Strategi 55.


(mae/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed