Kamera yang Motret Pelanggar Lalin Diuji Coba Oktober

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 12 Sep 2018 17:04 WIB
Foto: Diskusi di 'Forum Perhubungan, Plus Minus Ganjil Genap Asian Games 2018 (Ibnu-detik)
Jakarta - Polisi berencana memasang kamera untuk memotret para pelanggar lalu lintas di Jakarta. Kemungkinan penerapan kamera itu akan uji coba di Jalan Sudirman-Thamrin.

"Ya paling mungkin ya ruas Jalan Sudirman-Thamrin ya. Ini kan jalan protokol dan setiap uji coba ganjil genap juga di situ. Ini akan ditertibkan itu dulu, nanti akan merembet ke beberapa jalan lain," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf di Forum Diskusi 'Plus Minus Ganjil Genap Asian Games 2018 di Hotel Redtop, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).



Yusuf menambahkan pihaknya dan sejumlah instansi terkait terlebih dulu akan bertemu untuk membahas secara teknis penerapan pemasangan kamera itu. Mulai pemilihan kamera yang digunakan hingga sistem peradilan yang digunakan ketika sisten itu diterapkan.

"Itu masih akan diskusikan. Besok kita lakukan FGD (focus group discusstion) denga' mengundang beberapa pakar dan termasuk sistem peradilannnya gimana, seperti apa, bukti-bukti seperti apa. Ini kan di UU ITE dan UU Lalin bukti elektronik ini bisa dipakai," terangnya.

"Kita juga sudah lihat ada kamera yang bisa capture ini," imbuhnya.

Yusuf berharap pemasangan kamera untuk memotret pelangar lalu lintas itu segera bisa diterapkan bulan Oktober nanti. Hanya saja, dalam taraf uji coba nanti baru kendaraan dengan pelat nomor B yang akan ditindak.

"Kita putuskan yang (pelat nomor) B dulu yang ditindak," ucap Yusuf.



Polisi akan merencanakan pemasang kamera CCTV di sejumlah ruas jalan di Jakarta. Pemasangan kamera itu untuk memudahkan polisi melakukan penilangan terhadap pelanggaran lalu lintas.

"Strategi kita akan laksanakan focus group discusstion (FGD). Kita akan pasang kamera. Kamera itu akan foto kendaraan yang melanggar dan tilangnya dikirim ke pemilik kendaraan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf.

Hal itu disampaikan Yusuf saat diskusi di 'Forum Perhubungan, Plus Minus Ganjil Genap Asian Games 2018' di Redtop Hotel, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018). Acara tersebut juga dihadiri Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi hingga Kepala BPTJ Bambang Prihantoro.


(ibh/rvk)