Saran Pengusaha Truk: Ganjil Genap Diberlakukan di Seluruh Jakarta

Muhammad Idris - detikNews
Rabu, 12 Sep 2018 15:05 WIB
Ilustrasi Ganjil Genap/Foto: Pradita Utama
Jakarta - Kebijakan ganjil genap yang diberlakukan selama Asian Games 2018 rupanya cukup efektif menurunkan angka kemacetan di Jakarta. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sendiri saat ini tengah mengkaji apakah aturan pembatasan kendaraan itu akan dipermanenkan atau tidak.

Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan, mengungkapkan pihaknya mendukung jika ganjil genap terus diberlakukan. Bahkan, sambungnya, banyak pengusaha truk berharap kebijakan tersebut diberlakukan di seluruh jalanan Jakarta saat jam-jam atau hari tertentu.


"Kalau kami saran, bahwa ganjil genap di Jakarta kalau bisa total di Jakarta. Karena kemacetan di Jakarta bukan hanya di jalan besar saja. Tapi ya dalam waktu tertentu," kata Tarigan di acara Forum Perhubungan 'Plus Minus Ganjil Genap Asian Games 2018', Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Sejauh ini, sambung dia, para supir truk diuntungkan dengan lalu lintas jalanan ibukota yang lebih lengang dari sebelumnya. Namun begitu, dia mengeluhkan banyaknya larangan untuk angkutan truk yang wara-wiri di Jakarta.

"Ada plus minus ganjil genap. Saat ada ganjil genap, mobil pribadi kan berkurang. Bagi kami, truk yang beroperasi makin lancar. Itu plusnya. Truk sendiri kan sudah terbiasa dilarang. Kita enggak diperkenankan masuk tol dalam kota, kemudian jam 06.00 sampai jam 9.00 tak boleh masuk Cikampek," ucap Tarigan.


Kendati begitu, sebelum menerapkan ganjil genap dengan cakupan lebih luas, pihaknya menyarankan pemerintah untuk lebih dulu memperbaiki moda transportasi umum di Jakarta.

"Kita sekarang ada MRT dan LRT yang belum terselesaikan. Ya itu diselesaikan, jadikan lancar. Jangan terlalu lama, nanti masyarakat bisa mubazir karena beli mobil," pungkas Tarigan. (idr/ega)