Kemenhub: Aturan Ganjil Genap di Jakarta Bisa Dicontoh Kota Lain

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 12 Sep 2018 14:15 WIB
Penerobos Ganjil Genap Ditilang/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Perluasan penerapan ganjil genap Asian Games 2018 dinilai berdampak positif. Kementerian Perhubungan berharap aturan ganjil genap bisa dicontoh oleh kota-kota lain di Indonesia.

"Saya sering berdiskusi dengan Menhub (Budi Karya Sumadi) dia mencontohkan kebijakan ganjil genap di Jakarta ini beberapa kota lain sudah memiliki kemiripan. Kalau bisa Menhub bilang itu ditawarkan ke provinsi lain, kota lain," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Forum Diskusi 'Plus Minus Ganjil Genap 2018' di Hotel Redtop, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Menurut Budi, Menhub juga sudah berdiskusi dengan kepala daerah di beberapa provinsi dan kota lain terkait kebijakan ganjil genap. Budi menilai kebijakan ganjil genap tersebut memberikan banyak keuntungan. Salah satunya, bisa membuat orang berpindah ke angkutan umum.





"Hasil analisisnya bahwa ganjil genap banyak faktor keuntungannya baik merubah lifestyle masyarakat kepada angkutan umum. Karena prinsipnya kita memperbaiki konsep angkutan umum terutama dari darat. Untuk itu kita sedang perbaiki fasilitasnya mulai dari terminalnya juga sekarang, mendorong kota kemarin kita dorong ke kota lain," terang Budi.

Budi menuturkan aturan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap bisa diterapkan di kota-kota yang banyak mengadakan event besar. Seperti di Bali atau di Jayapura ketika perhelatan Pekan Olahraga Nasional 2020.




"Selain Jakarta kita akan dorong ke kota lain. Saya kira ini jadi metode untuk kebiasaan kita untuk momen tertentu untuk melakukan perluasan ganjil genap agar kegiatan berjalan lancar. Terutama di Denpasar, kan banyak event Internasional lalu mungkin di PON 2020 di Jayapura akan kita lakukan," imbuh Budi.




Tonton juga 'Ganjil-Genap Masih Berlaku Usai Asian Games, Ini Tanggapan Warga':

[Gambas:Video 20detik]

(ibh/fdn)