DetikNews
Rabu 12 September 2018, 13:08 WIB

Golkar soal Iklan Jokowi di Bioskop: Pemerintah Wajib Ungkap Kinerja

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Golkar soal Iklan Jokowi di Bioskop: Pemerintah Wajib Ungkap Kinerja Ace Hasan Syadzily (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua DPR sekaligus Waketum Gerindra Fadli Zon meminta iklan di bioskop yang menampilkan pembangunan bendungan di era Presiden Joko Widodo dicopot. Golkar mempertanyakan alasannya.

"Kalau Pak Fadli meminta supaya dihentikan, apa alasannya?" ujar Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada detikcom, Rabu (12/9/2018).



Menurut Ace, iklan yang merupakan versi singkat dari video '2 Musim, 65 Bendungan' itu bukanlah bagian dari kampanye Jokowi. Iklan itu murni menginformasikan kinerja pemerintah kepada masyarakat.

"Menyampaikan kinerja pemerintah itu kewajiban pemerintah. Masyarakat agar tahu apa saja capaian kinerja yang telah dilakukan pemerintahan Jokowi," katanya.

Iklan Jokowi di bioskop / Iklan bendungan Jokowi (Foto: screenshot YouTube Jokowi)


Ace pun meminta Fadli dan masyarakat tak melihat iklan itu sebagai kampanye. Di era informasi yang terbuka ini, pemerintah wajib menyampaikan pencapaian apa saja dari kinerjanya selama ini.

"Siapa pun pemerintahannya punya kewajiban menyampaikan kinerja pemerintahan. Masak kinerja pemerintahan ditutupi. Kan ini era transparansi dan keterbukaan," ujar Ace.



Di media sosial, iklan Pembangunan Bendungan yang diikuti dengan tagar MENUJUINDONESIAMAJU ramai dibahas, termasuk oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon, yang juga Waketum Gerindra. Dia meminta agar iklan itu dicopot.

Kemenkominfo sebagai penyedia iklan layanan masyarakat juga telah membenarkan memasang iklan tersebut. Iklan itu ditampilkan untuk menyampaikan hasil kerja pemerintah.

"Iklan yang ditayangkan di bioskop tersebut adalah salah satu cara Kemenkominfo menyampaikan apa yang dikerjakan pemerintah kepada para penonton bioskop," kata Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu saat dihubungi.





Tonton juga 'Sandi: Masyarakat Ingin Pilpres Tak Saling Serang dan Menjatuhkan':

[Gambas:Video 20detik]


(mae/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed