Udara Jakarta yang Lebih Bersih Selama Ganjil Genap

Muhammad Idris - detikNews
Rabu, 12 Sep 2018 12:42 WIB
Foto: Pradita Utama
Jakarta - Ganjil genap jadi andalan mengatasi kemacetan selama gelaran Asian Games 2018. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sendiri menyebut kalau pemberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan tersebut sangat efektif.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setyadi, mengungkapkan selama pemberlakukan ganjil genap tak hanya menurunkan angka kemacetan, namun juga sangat signifikan dalam mengurangi pencemaran udara Jakarta, sehingga bisa jauh lebih bersih.

"Penurunan CO2 turun 20%. Kita lakukan analisa ini dengan indikator yang jelas. Kalau ada penurunan CO2 ini artinya ada tujuan agar harmoni di satu kota bisa terealisasi. Jadi usia kita bisa bertambah karena tidak hirup racun," ujar Budi di acara Forum Perhubungan 'Plus Minus Ganjil Genap Asian Games 2018', Jakarta, Rabu (12/9/2018).


Selain itu, lanjutnya, pengguna angkutan umum juga naik sangat signifikan. Hal positif lainnya yakni peningkatan kecepatan kendaraan hingga 44%, serta rasio perbandingan volume kendaraan dan kapasitas jalan yang turun 22%.

"Ada kenaikan 45% penumpang angkutan umum. Kebijakan ganjil genap ini sesuai dengan tagline kita ayo naik angkutan umum," jelas Budi.

Sebagai informasi, peraturan ganjil-genap dibuat untuk mengatur lalu lintas Ibu Kota agar tetap lancar terkendali selama pagelaran Asian Games 2018, yakni pada 18 Agustus sampai 2 September 2018 dan masih diperpanjang di beberapa jalan hingga saat ini. (idr/ega)