Kader PDIP Bojonegoro Mengamuk di Rumah Pengurus DPC

Kader PDIP Bojonegoro Mengamuk di Rumah Pengurus DPC

- detikNews
Jumat, 12 Agu 2005 01:18 WIB
Surabaya - Menjelang pemilihan Ketua DPC, puluhan kader PDIP Bojonegoro, Jawa Timur, mengamuk di rumah pengurus DPC setempat yang dianggap berseberangan dengan calon mereka.Massa yang diduga dari kubu Mochtar Setijohadi, Ketua DPC PDIP Bojonegoro yang mencalonkan kembali, menyerbu rumah Sekretaris DPC, Anwar Sholeh di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, Kamis (11/8/2005) petang.Namun massa tidak sempat ngamuk karena polisi keburu berdatangan. Meski begitu, massa yang datang dengan mengendari mobil kendaraan operasional partai dan dua jeep serta kendaraan pribadi itu sempat merampas stempel partai dari tangan Anwar.Massa yang berseberangan dengan kubu Anwar yang mencalonkan Budi Irawan ini melanjutkan aksinya kerumah Tanty Rahmawati salah satu mantan anggota F-PDIP yang tinggal di Jalan Sawunggaling.Kedatangan massa ini bertepatan dengan kumpulnya sejumlah pengurus partai tingkat anak cabang di rumah Tanty. Merekapun langsung berhamburan masuk dan memukulinya. Tak ketinggalan sejumlah harta benda, seperti computer, dispenser maupun kursi tamu diobrak-abrik.Tanty yang mengetahui, rumahnya diserang segera bersembunyi di kamar mandi bersama ketiga anaknya. "Bagaimana lagi. Daripada terjadi sesuatu pada anak-anak. Kita langsung masuk kamar mandi," ungkap Tanty.Ulah massa yang beringas itu mengakibatkan Wakil Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Sukosewu, Suparman, dan Ketua PAC Kedungadem, Samudi terluka. Kedua dilarikan ke Rumah Sakit karena kepalanya bocor terkena pukulan benda keras.Mantan Ketua DPRD Bojonegoro Anwar Sholeh menduga kemarahan kader partainya ini dipicu dengan pro dan kontra mekanisme palaksanaan pemilihan ketua PDIP baru.Anaf Susi Andy, Wakil Bendahara DPC PDIP yang saat kejadian sedang di rumah Tanty, membenarkan jika massa yang mengamuk itu menumpang kendaraan dinas DPC PDIP warna merah dan jeep CJ 7 milik Ketua PDIP Bojonegoro Mochtar Setijohadi.Dari kendaraan itu, juga terlihat Nuryasin, Lastam, pengurus ranting dan Warno seorang satgas PDIP. "Mereka langsung menyerbu dan mengobrak-abrik rumah, " kata Andi yang mengaku dirinya sempat dihujani bogem mentah itu. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads