Presiden Tegaskan KKP Bukan Commission of Justice

Presiden Tegaskan KKP Bukan Commission of Justice

- detikNews
Kamis, 11 Agu 2005 17:19 WIB
Jakarta - Pembentukan Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) antara pemerintah Indonesia dan Timor Leste ditegaskan bukanlah untuk mencari keadilan, melainkan semangat untuk mencari kebenaran. Selain itu juga untuk mengambil pelajaran dan mempererat persahabatan."Jadi harus diingat KKP bukan commission of justice, tetapi commission of truth," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) KKP di Jalan Juanda, Kompleks Perkantoran Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Kamis (11/8/2005).SBY menekankan bahwa KKP bekerja atas kerangka yang telah disusun bersama , tepat dan adil. "Dengan demikian, diharapkan nantinya dapat mengambil solusi yang bijak dalam menyelesaikan kasus Timtim," ujarnya.Dia juga berharap agar komisi ini bekerja secara independen, objektif, dan tidak terpecah. Serta menggunakan standar moral yang sangat tinggi, etika, dan bekerja secara profesional.Anggota KKP dari Indonesia diketuai Benjamin Mangkoedilaga, dengan anggota Wisber Louis, Petrus Turang, Agus Widjojo, dan Ahmad Ali. Tiga orang cadangan adalah Sjamsiah Achmad, Antonius Sujata, dan Mudji Sutrisno.Sedangkan anggota KKP dari Timor Leste diketuai Cirilo Jose Jacob Valadares Cristovoa, dengan anggota Jacinto das Neves Raimundo Alves, Aniceto Longuinhos Guterres Lopes, Felicidade de Sousa Guterres, dan Dionisio da Costa Babo Soares. Tiga orang cadangan adalah Maria Olandina Caeiro Alves, Rui Pereira dos Santos, dan Isabel Ferreira. (jon/)


Berita Terkait