Jika SUTET Jawa Selatan Gol, Bisa Hemat BBM 3 Juta KL/Th
Kamis, 11 Agu 2005 17:03 WIB
Yogyakarta - Proyek Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di wilayah Jawa bagian selatan dipastikan molor. Penyebabnya, masih muncul berbagai masalah, termasuk penolakan masyarakat yang wilayahnya akan dilalui jaringan itu.Semestinya, pembangunan jaringan SUTET selesai sebelum tanggal 17 Agustus 2005. Namun ada sejumlah penduduk yang menolak dan belum bersedia melepaskan tanahnya untuk dilewati dan dipasangi tower SUTET.Hal itu dikatakan oleh Direktur Transmisi dan Distribusi PLN Persero Herman Daniel kepada wartawan di Graha Sabha Pramana kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (11/8/2005)."Target selesai sebelum 17 Agustus 2005 tidak bisa terpenuhi karena masih ada beberapa daerah yang warganya menolak dilewati SUTET," katanya.Herman mengatakan, daerah yang belum selesai negosiasinya dengan masyarakat di antaranya di daerah Kresen, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY dan di Depok, Provinsi Jawa Barat. Daeran lainnya lancar-lancar saja. "Hanya tinggal dua tower saja yang belum dibangun di Bantul dan di Depok," katanya.Padahal jika jaringan SUTET itu selesai dan berfungsi dengan baik , negara (PT PLN Persero) akan untung karena akan hemat BBM hingga 3 juta kilo liter setahun.Kasus di Bantul, meski sudah dilakukan beberapa kali pertemuan, masyarakat masih tetap belum bersedia menerima kehadiran SUTET. Bahkan pemberian ganti rugi kepada mereka yang tanahnya terkena proyek SUTET juga ditolak.Sementara itu General Manajer PT PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa-Bali, Muljo Adji, menambahkan jaringan SUTET itu sudah interkoneksi seluruhnya, sehingga jika ada beberapa daerah yang kekurangan daya, bisa langsung disalurkan lewat jaringan tersebut.Untuk menucukupi kebutuhan listrik Jawa-Bali membutuhkan sekitar 6,5 juta kilo liter solar per tahun. "Jika jaringan SUTET wilayah selatan selesai terbangun, kebutuhan BBM bisa ditekan hanya menjadi 3 juta kilo liter setahun," katanya.
(nrl/)











































